Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
"Permainan" Bidang-bidang Penyekat
Arsitektur

img_9911 Desain hunian ini diupayakan arsiteknya merespons perubahan cuaca dan sekaligus menyuguhkan “permainan” massa bangunan yang dinamis melalui konsep susunan bidang penyekat (layering the bounderies).

Gagasan desain ini bertitik tolak dari keinginan pemilik rumah untuk memiliki hunian modern dan natural yang berbeda dari rumah tinggal pada umumnya di Surabaya, Jawa Timur. Dilihat dari kondisinya, lahan yang memanjang ke belakang seluas 875 m2 ini berada di huk / persimpangan jalan dan satu sisi panjangnya menghadap ke arah timur sehingga rentan terkena silau cahaya matahari. Untuk merespons kondisi ini, pemilik memberi kebebasan merancang kepada tim konsultan arsitektur dan interior R+DA bersama dengan tim pelaksana interior dari SunFlower. Sebagai ide awal, arsitek Darnan dari R+DA mengusulkan wujud hunian beratap datar yang merupakan terobosan baru di kompleks ini. Ide atap datar ini didukung oleh pengolahan bukaan dan bidang penyekat pada massa bangunan. Konsep ini terbukti dapat mengantisipasi perubahan iklim dengan estetika yang bernilai seni tinggi.

  read more
 
Kesinambungan Antar Ruang
Interior

13 Menikmati keindahan sebuah rumah tinggal berarti mengapresiasi kreativitas arsitek yang telah mengakomodasi kebutuhan dan gaya hidup penghuninya. Hal inilah yang terjadi pada karya arsitek Cosmas D.Gozali di kawasan Jakarta Utara.

Arsitek muda Cosmas D. Gozali dari konsultan Arya Cipta Graha ini memiliki ciri khas dalam merancang yaitu mengolah secara cerdas hubungan antarruang. Konsep desain ini terwujud berupa penempatan courtyard atau void menerus terbuka dari lantai dasar sampai ke atap rumah. Desain “rongga” yang sering disalahtafsirkan orang sebagai buang-buang saja lahan padahal desain ini efisien untuk kelancaran pengudaraan dan pencahayaan alami. Konsep ini cocok dengan keinginan pemilik yang berencana membangun rumah baru pada lahan berukuran 10m x 25m dan dikelilingi oleh rumah tetangga yang tinggi.

  read more
 
Taman Hijau Monokromatik
Taman

img_87548756Bangunan berarsitektur klasik tanpa pagar tersebut terlihat asri dalam lingkungan taman bernuansa hijau monokromatik. Permainan tekstur hijau aneka tanaman mengisi halaman sempit rumah real estat tersebut.

Sebagian besar tanaman yang mengisi halaman rumah ini sudah tumbuh besar  sehingga menyerupai hutan yang menutupi sebagian besar tampak muka bangunan dua lantai tersebut. Pada jajaran depan ditanam Callistemon prolific, kembang sepatu (Hibiscus rosasinensis) dan Philodendron selloum  berfungsi sebagai pagar di bagian depan rumah. Adapun Podocarpus dan Callistemon menyelimuti fasada bangunan dan dinding yang berbatasan dengan kaveling sebelah. Dengan demikian terbentuk komposisi tanaman berbentuk tapal kuda yang mengelilingi taman depan, dengan sedikit area terbuka berupa rumput di bagian tengah serta terdapat akses menuju ke area entrance.

  read more
 
Menjelajahi Pedalaman Flores
Wisata

caciTampak deretan pegunungan terjal, tidak beraturan, dan sulit untuk dilalui. Itulah kesan pertama saat memandang daratan pulau Flores. Sekalipun demikian kenyataannya gunung-gunung ini menyimpan banyak hal mengagumkan, baik itu kawah-kawah gunung apinya maupun desa-desa tradisional dengan beragam kerajinan tenun ikatnya .

Pulau Flores sudah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit pada abad ke-14. Posisinya cukup strategis karena menjadi jalur lintasan perdagangan kayu cendana dari pulau Timor ke Cina dan ke India. Hal ini membuat kerajaan Gowa, kerajaan Ternate, Bangsa Portugis dan Belanda berebut untuk menguasai pulau yang panjangnya 375 km ini. Para pendatang ini  berusaha menanamkan pengaruhnya di wilayah pesisir, tetapi hanya sedikit yang dapat menyentuh daerah pedalaman karena terhalang oleh deretan pegunungan terjal tidak beraturan. Kini bagian dalam Flores sudah lebih mudah dicapai dengan adanya jalan yang naik-turun membelah gunung dan berkelok-kelok. Salah satu hal yang unik di daerah pedalaman ini adalah kepercayaan tradisional yang tetap berakar kuat pada masyarakat penghuninya.

  read more
 
Konferensi Perubahan Iklim
Lingkungan Hidup

welcome”It is my hope that we will rise as one to face this challenge, and leave a better world for future generations”

Itulah kalimat yang pernah diucapkan Sekjen PBB Ban Ki-moon dalam upaya memerangi perubahan iklim. Harapan itu pula yang mungkin ingin dicapai dalam Konferensi PBB mengenai Perubahan Iklim dari tanggal 3-14 Desember 2007 di Nusa Dua, Bali. Konferensi ini sangat penting karena di dalamnya dibahas mengenai masa depan kelangsungan hidup umat manusia.

  read more
 
Mengangkat Citarasa Teh
Gaya Hidup
_mg_8053Budaya minum teh sebenarnya bukan hal yang asing di Indonesia. Menghidangkan teh pada pagi dan sore hari untuk sejenak bersantai, sering dilengkapi  dengan camilan ringan, sudah sejak lama menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat kita. Teh yang memiliki nama latin Camellia sinensis ini dipercaya memiliki banyak manfaat berkat zat yang dikandungnya. Khasiatnya beragam mulai dari sekadar pelepas dahaga yang membangkitkan kesegaran di kala penat dan juga memberikan ketenangan di kala gundah, sampai khasiat vitamin dan antioksidan untuk kecantikan, serta kemampuannya mencegah datangnya berbagai penyakit seperti kanker, jantung, dan stroke.   read more