Issues
-
June, 2009
-
May, 2009
-
September, 2008
-
August, 2008
-
July, 2008
-
June, 2008
-
May, 2008
-
April, 2008
-
March, 2008
-
February, 2008
|
| Arsitektur |
Selalu ada rasa penasaran ketika seorang arsitek merancang
dan membangun rumahnya sendiri. Rasa penasaran ini wajar saja karena harapan masyarakat
terhadap karya arsitek terlanjur tinggi dan mengharapkan bahwa hasilnya pasti
bagus, unik dan nyaman.
Salah satu kejujuran dalam berekspresi adalah kosistensi.
Ungkapan inilah yang tertuang dalam karya Wiling Ardian, arsitek muda yang
berkesempatan mewujudkan impiannya untuk membangun rumah miliknya ini. Hal ini
tidak berlebihan karena tidak mudah meramu berbagai kepentingan yang beragam
yaitu antara selera, estetika, biaya dan harapan masyarakat. “Buat kami berdua,
perwujudan rumah ini lebih dari sekadar sebuah pencapaian dari proses kehidupan
kami. Namun, seperti umumnya rumah seorang arsitek juga dituntut karya ini
seolah-olah menjadi show room “papar
Wiling. Kami sangat terkesan ketika kami menemukan bangunan seluas 300 m2, yang
dibangunan di atas tanah seluas 240 m2 ini.
read more | | Interior |
Dewasa ini, desain interior bergaya natural kontemporer masih
banyak diminati. Desain yang menampilkan kreasi pengolahan kayu dan sentuhan
etnik yang kami liput dapat ini berhasil
menciptakan suasana homey dan nyaman.
Rumah bukan sekadar tempat tinggal tetapi juga mencerminkan
kepribadian penghuni dan merupakan wujud adaptasi terhadap lingkungannya. Hal
inilah yang menjadi acuan Andy dan Lee Ann Gerred setiap kali mereka pindah
tugas ke berbagai negara termasuk Indonesia. Pasangan ekspatriat asal Texas,
Amerika Serikat ini memang paham dan cukup terampil dalam pengerjaan kayu. Dulu
ketika tinggal di Texas, mereka sering memperbaiki furnitur baik milik orang
lain maupun milik sendiri. Karena itu, mereka sangat menghargai kreativitas
para pengrajin dan para desainer.
read more | | Taman | Arsitektur rumah modern yang akhir-akhir ini banyak digemari
oleh masyarakat perkotaan lebih disempurnakan dengan penataan ruang luar yang
serba minim dan monokromatis.
Gambaran karakter yang berkesan clean dengan garis-garis
geometris dan warna-warna teduh dan menenangkan merupakan gambaran karakter
yang muncul dari style ini. Untuk taman, aplikasi karakter tersebut dimunculkan
dengan beragam cara antara lain melalui konsep penataan berbagai elemen taman.
read more | | Seni | Ada
warna oranye di dekat warna hijau, ada warna biru dipadu warna merah dan
kuning, ada juga warna jambon dikombinasikan dengan warna hijau. Semua warna
tersebut berada dalam posisi yang berseberangan atau menurut istilah awam
disebut warna bertabrakan. Di tangan Sam Bimbo warna-warna bertabrakan tersebut
menjadi harmonis karena kepekaannya dalam memilih setiap gradasi warna yang
dipadukan.
Kita mengenal Sam Bimbo sebagai seorang penggubah lagu, penyanyi
dan pemimpin kelompok musik Bimbo, yang terdiri dari Sam, Acil, Jaka dan Iin
Parlina. Kelompok yang berdiri akhir tahun 60-an ini telah merilis berbagai gaya lagu dan tema “gado-gado” yang enak di
dengar. Ternyata Sam Bimbo yang nama lengkapnya Raden Lukmansyah Kameswara Muhamad
Samsudin Dayat Harjakusumah juga piawai dalam melukis.
read more | | Lingkungan Hidup |
Alam tampaknya sudah tidak bersahabat. Banjir, longsor,
sekarang ditambah dengan badai, selalu mengiringi musim hujan di Indonesia.
Sebaliknya negara tetangga, Australia mengalami kekeringan terdahsyat dalam
sejarah. Nun jauh di sana, Amerika semakin sering dilanda topan-topan berukuran
besar sedangkan gelombang panas sering menyapu benua Eropa. Fenomena ini menyadarkan kita bahwa perubahan
iklim telah tiba.
read more | | Gaya Hidup | Banyak cara untuk melepaskan kerinduan dan mengingat
kenangan manis di masa lalu. Bernostalgia ke zaman kolonial menjadi sangat
berarti bagi sebagian orang, terutama mengenang hal-hal yang menyenangkan
seperti suasana dalam budaya Belanda, dan acara rijtafel.
Dalam liputan gaya hidup kali ini, Griya Asri menampilkan
sebuah restoran yang menghadirkan suasana tempo doeloe. Restoran yang bernama Kembang
Goela ini berlokasi di kawasan Jakarta Selatan. Nama restoran ini mengingatkan kita
kepada hal-hal yang manis dan beraneka ragam warni. Ungkapan yang mengatakan ‘ada
gula ada semut’ merupakan inspirasi pemilik untuk mewujudkan sebuah restoran
yang sarat dengan berbagai aspek nostalgia yang manis seperti kembang gula.
read more | |

|