Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
home arrow News arrow Penghargaan Untuk Karya Tulis
Penghargaan Untuk Karya Tulis PDF Print E-mail
Wednesday, 18 April 2007

amrusAmrus Natalsya (74), adalah pelukis yang mengkhususkan diri pada lukisan dengan media kayu. Beberapa waktu yang lalu ia telah mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) karena ia berahsil membuat lukisan cukilan kayu terpanjang bertema Pecinan Masa Lampau. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Jaya Suprana, di Galeri Canna, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Maret 2007 lalu.

Lukisan Pecinan masa lampau ini merupakan lukisan cukilan kayu saman/trembesi berukuran 135 cm x 800 cm x 10 cm. Dalam hal ini, penikmat seni Ijek Widyakrisnadi mengatakan bahwa Amrus adalah satu-satunya pelukis di Indonesia yang melukis lukisan dengan medium kayu yang dibuat dengan cara mencukil dan memahat. 

Bersamaan dengan pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan pula pameran lukisan kayu dan patung kayu Amrus. Pameran yang dikemas dengan tajuk  Situs Nostalgia, Menyusuri Jejak Rupa Budaya Tionghoa ini memamerkan karya-karya mutakhir Amrus. Dalam pameran ini Amrus banyak menampilkan arsitektur pecinan masa silam dan kegiatan orang-orang Tionghoa pada masa lalu. Karya-karya yang dipamerkan menggambarkan  rumah-rumah Cina masa lampau yang khas Cina dilengkapi dengan pagar dan pepohonan serta aneka kegiatan budaya Cina.

Menurut pengamat seni Agus Dermawan T, Amrus mencoba membangkitakn kenangan masa lampaunya melalui lukisan yang dibuat di atas kayu. Hasilnya terbentuklah relief yang objeknya tetap mempertahankan karakter kayu dengan kombinasi warna-warna yang harmonis.
 
< Prev   Next >