|
Peluncuran Peta dan Buku Panduan Wisata |
|
|
|
|
Monday, 04 June 2007 |
|
Berwisata, ternyata juga memerlukan sebuah peta petunjuk. Kalau
Anda ingin berwisata, peta tersebut dapat digunakan untuk mengetahui jalur mana
yang paling mudah dilalui dan jalur mana yang sukar dilalui. Sehubungan dengan
itu saat ini sudah terbit empat peta treking dan juga buku panduannya yang
meliputi wilayah kaki Gunung Gede dan Pangrango.
Produk yang merupakan bagian dari seri Puncak Trek ini
dibuat untuk memberi kemudahan kepada para pendaki gunung dalam memilih
alternatif jalan yang akan dilaluinya. Produk peta dan buku panduan ini adalah produk
pertama di Indonesia yang dibuat oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Wahana
Informasi Pariwisata Alam (WIPA). ”Peta dan buku wisata desa ini sebagai dasar
partisipasi masyarakat dalam ekowisata”, Ujar Andi dari WIPA saat peluncuran buku
tersebut, beberapa waktu yang lalu.
Peta dan buku panduan ini mencakup wilayah pasar Ciawi dan
pasar Cisarua di Kab. Bogor serta Pasar Cipanas dan Pasar Cugenang di Kab.
Cianjur. Selain informasi topografi, keempat peta ini juga memberikan informasi
mengenai 50 lokasi air terjun dan objek-objek lainnya termasuk objek sejarah,
pemandangan indah dan tempat melihat satwa liar.
Peta-peta ini memang sengaja dirancang agar mudah dipakai di
lapangan dan dicetak pada kertas tahan air dengan kualitas yang prima. Bahkan peta
ini juga dirancang agar mudah digunakan bersama alat bantu lainnya seperti
kompas dan altimeter atau dengan GPS (Global Positioning System) genggam. Setiap
peta meliputi area seluas 50 km², dengan skala 6 cm di peta yang sama dengan 1
km di lapangan. Buku panduan format saku dibuat dalam dua bahasa yaitu bahasa
Inggris dan bahasa Indonesia. Buku ini berisi gambaran geografi dan sejarah
kampung-kampung, perkebunan teh dan berbagai tempat lainnya. (d) ft: Didan
|