|
Thursday, 08 November 2007 |
|
Rumah mencerminkan pribadi pemiliknya. Ungkapan ini berlaku
pula pada diri Sari Nila, presenter dan model. Nila, begitu ia akrab dipanggil
oleh teman-temannya, saat ini tinggal di Apartemen Taman Rasuna yang dirancang
minimalis. “Saya tidak mendesain apartemen seperti ini tetapi yang jelas para
tamu yang datang ke apartemen saya merasa nyaman di sini,” tutur wanita yang
tingginya 174 cm ini.
Di apartemen Nila tinggal sendirian. Alasan dirinya tinggal
di apartemen karena rumah orang tuanya berada di kawasan Jakarta Timur,
sedangkan aktivitasnya banyak dilakukan di tempat yang jauh dari rumah orang
tuanya. Selanjutnya dikatakan Nila bahwa tinggal di apartemen banyak
keuntungannya seperti lokasinya yang strategis dan akses kalau mau kemana-mana
sangat mudah.
Dalam
perjumpaan dengan Griya Asri, Nila juga berbicara tentang pemanasan global (global
warming) yang sekarang sering dibicarakan baik di tingkat nasional maupun di
tingkat internasional. Global warming
erat kaitannya dengan emisi gas CO2 yang berlebihan sedangkan CO2 ini dapat
diserap oleh tanaman hijau. Jadi berarti berkurangnya tanaman hijau (baca :
hutan) akan memperparah global warming yang telah mendatangkan bencana kepada
manusia seperti banjir dan perubahan iklim. Global warming merupakan masalah
lingkungan yang sangat mengemuka dewasa ini.
Menurut
Nila, menanamkan cinta lingkungan itu harus dimulai dari kecil, jadi dari
keluarga. “Dari dulu saya diajarkan untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Kalau saya membuang sampah di sembarang tempat, ayah saya akan marah besar.
Bahkan ke luar kamar harus mematikan lampu walaupun hanya untuk keperluan
mengambil air minum. Itulah yang ditanamkan orang tua saya ketika masih anak-anak,”
papar Nila.
Sehari-hari
Nila sangat sibuk, melakukan berbagai kegiatan mulai dari melukis, mendesain
interior sampai membaca, di samping sebagai presenter pada salah satu stasiun
TV swasta. Hobi membaca ternyata sangat dinikmati Nila, sedangkan penulis
favoritnya ialah Pramudya Ananta Tur, Milan Kundera dan Gabriel Garcia Marques.
Kalau sedang membaca Nila mengaku susah beranjak dari tempat ia membaca.
Hobi
Nila yang lain ialah melukis. Namun hasil lukisannya bukan untuk dijual tetapi
untuk dipakang di apartemennya. Kadang-kadang lukisannya dijadikan kado untuk
teman-temannya.
|