Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
home arrow News arrow Menuangkan Ekspresi Secara Spontan
Menuangkan Ekspresi Secara Spontan PDF Print E-mail
Saturday, 13 October 2007

dsc_2123 Bagaimana rasanya menjadi orang yang sangat sibuk dalam melaksanakan berbagai pekerjaan? Capek atau jenuh? Kalau hal ini ditanyakan kepada Nadya Hutagalung, seorang model, presenter, artis, wiraswasta dan penggiat sosial, maka dia akan menjawab bahwa semua pekerjaan itu sangat dinikmatinya. Jadi dia enjoy saja. Keseriusannya dalam menjalankan tugasnya memang dapat diacungi jempol. Baginya semua pekerjaan dijalaninya dengan tekun. Termasuk pekerjaan yang diembannya sekarang yaitu sebagai duta atau brand ambasador dari mal Senayan City yang dijabatnya mulai tahun 2006 sampai tahun 2008.

Dunia hiburan (entertainment) telah digeluti Nadya sejak umur 12 tahun, yaitu sebagai Video Jockey (VJ) MTV tahun 1995. Kemudian sebagai VJ MTV AS (1998-1999) dan selanjutnya sebagai presenter. Total lama pengalamannya di dunia hiburan tidak kurang dari 20 tahun/

Perempuan yang lahir di Sydney 28 Juli 1974 dan sudah mempunyai dua orang anak ini ternyata juga mempunyai hobi melukis. Bahkan ia juga pernah beberapa kali mengikuti pameran lukisan baik di Singapura maupun di Indonesia.

Bagi Nadya melukis sangat penting artinya karena dengan melukis ia dapat mengekspresikan segala sesuatu yang dirasakan. Namun, dalam kasus tertentu proses melukisnya dapat mandek. Nadya hanya terdiam di depan kanvasnya sampai akhirnya ia mendapat inspirasi untuk melukis yang bergaya abstrak. Sebaliknya ketika ada mood untuk melukis, Nadya bahkan tak kenal waktu. Dia tekun dan asyik di depan kanvas.

Menurut Nadya bakat melukis diturunkan dari orang tuanya yang pencinta seni. Dalam hal ini ia merasa beruntung karena dibesarkan dari sebuah keluarga pencinta seni. Dunia seni telah direguknya mulai dari kanak-kanak dengan bergabung pada sebuah kelompok teater anak-anak. Ternyata dunia teater ini membentuk dirinya jadi “berani” tampil di depan orang banyak dan jadilah ia sebagai model yang terkenal.

Nadya disamping pekerjaannya yang “seabrek” itu masih meluangkan waktu sebagai pekerja sosial. Bahkan sebagai pekerja sosial ia aktif dalam organisasi yang mengurus anak-anak dan perempuan di kawasan Asia yaitu organisasi United Nations Development Fund for Women (UNIFEM). Dalam hal ini Nadya lebih senang disebut sebagai aktivitas sosial daripada disebut sebagai artis atau model.
 
< Prev   Next >