|
Badak dari Bluescope Steel |
|
|
|
|
Wednesday, 04 July 2007 |
|
PT.BlueScope Steel Indonesia sebagai satu-satunya manufaktur
baja lapis seng/alumunium dan baja lapis berwarna di Indonesia mengadakan
launching fasilitas terbarunya baru-baru ini di Jakarta. Fasilitas
tersebut dinamakan badak karena ciri
khas binatang asli Indonesia yang kuat dan unik
yang merupakan refleksi kecintaan terhadap Indonesia.
Badak BlueScope Steel Indonesia yang berlokasi di Cilegon
ini sempat tertunda disebabkan terpecahnya konsentrasi ke beberapa proyek yang
ada di Asia. Namun sekarang BlueScope sudah siap dan optimis untuk memenuhi
kebutuhan pasar akan baja lapis Seng/alumunium dan baja lapis warna di
Indonesia. Demikian dikatakan oleh
Presiden BlueScope Steel Indonesia dan Malaysia,Rob Crawford.
Fasilitas baru ini berkapasitas maksimum dalam memproduksi
baja lapis metal sebesar 170,000 ton per tahun. Berdasarkan pengalaman kesuksesan
BlueScope steel China dalam pewarnaan langsung (i-line painting) diambil
keputusan untuk menginstalasi teknologi yang sama di Indonesia dan tidak perlu
menambah painting line yang telah ada. In-line painting pada baja lapis metal
dapat beroperasi lebih efisien dan dapat menghemat biaya.
Menurut Rob, segmen pasar 5 tahun yang lalu terbagi atas 30%
perumahan dan 70 % industri komersial tetapi sekarang segmen tersebut berubah
menjadi 50 % dan 50 %. Pasar tersebut terus meningkat seiring dengan pertumbuhan
penduduk di Indonesia.
Saat ini, perusahaan telah memiliki fasilitas
manufaktur di Cilegon, Cibitung, Medan dan Surabaya. (Indri/d) foto : Didan
|