Issues
-
September, 2008
-
July, 2008
-
June, 2008
-
May, 2008
-
April, 2008
-
March, 2008
-
February, 2008
-
January, 2008
-
December, 2007
-
November, 2007
|
home
|
Bill Bensley Garap Kemang Village |
|
Sunday, 06 July 2008 |
Kemang Village merupakan sebuah hunian bergengsi yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan. Bill Bensley, seorang arsitek dan desainer lanskap kelas dunia lulusan Universitas Harvard dipercaya untuk Kemang Village ini. Majalah Time menjuluki Bill dengan king of exotic luxury resort, sebagai salah satu arsitek top dunia dan seorang desainer berpengaruh yang mampu mengubah tampilan hotel-hotel di seluruh dunia melalui sentuhan desainnya.
|
|
Read more...
|
|
|
OSRAM Dukung Gerakan Hemat Listrik Nasioanl |
|
Friday, 20 June 2008 |
Kepedulian terhadap pemanasan global yang menyebabkan perubahan iklim telah merambah di berbagai belahan dunia. Osram sebagai produsen lampu hemat energi juga peduli terhadap masalah dunia ini. Osram sangat mendukung masyarakat Indonesia untuk menuju masa depan yang ramah lingkungan.
|
|
Read more...
|
|
|
Arsitektur
|
Kiat Mengolah Lahan Sempit |
Menyiasati penggunaan lahan yang terbatas untuk hunian menjadi tantangan yang semakin banyak dihadapi oleh arsitek dan kontraktor. Mereka tidak hanya dituntut mampu mengakomodasi kebutuhan ruang tetapi juga berkreasi untuk mengekspresikan gaya hidup pemilik rumah.
Rumah urban yang berlokasi di kawasan Bintaro Jaya, Tangerang
merupakan karya arsitek Hanny dan rekannya. Dengan lahan seluas 118 m2
tanpa pagar pembatas arsitek berupaya mengoptimalkan kaveling tersebut
untuk tempat tinggal satu keluarga dengan tiga orang anak. Sebagai
tahap awal, arsitek dan pemilik sepakat memilih gaya modern minimalis
dengan sedikit modifikasi warna sesuai dengan keinginan pemilik. Massa
bangunannya menonjolkan komposisi bidang berbentuk kotak geometris yang
disusun maju mundur atau miring sehingga tampil dinamis. Atapnya
berbentuk setengah pelana sehingga menjadi aksen pertama yang langsung
menarik perhatian orang.
|
|
Read more...
|
|
Aksentuasi Desain Clean-cut |
Wujud hunian modern dewasa ini berkembang dengan semakin menonjolkan aspek fungsional dan aspek praktis, yang berujung pada upaya optimalisasi desain. Bentuk yang semakin sederhana, sistem operasional yang semakin mudah dan fleksibel, serta keindahan tampilan merupakan tantangan tersendiri bagi para desainer dalam menciptakan arsitektur dan interior bangunan yang berkualitas. Kecenderungan ini berdampak bagi kelancaran seluruh aktivitas, serta menjadi inspirasi desain yang terus-menerus melahirkan inovasi baru.
|
|
Read more...
|
Interior
|
Perpaduan Barat dan Timur |
Di tengah gencarnya tren minimalis yang sedang digandrungi masyarakat kota, ternyata konsep east meet west masih banyak diminati konsumen. Konsep ini umumnya banyak diterapkan di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.
Rumah bukan sekadar tempat tinggal tetapi juga merupakan wujud ekspresi dan kepribadian penghuninya. Hal ini diyakini oleh Toto dan keluarga saat membangun kediaman baru yang menghadap ke lapangan golf di kompleks perumahan CitraRaya Surabaya, Jawa Timur. Pengelola bidang properti ini tidak hanya menyukai hunian bernuansa tropis modern, mewah dan nyaman tetapi juga hunian yang merespons iklim tropis agar rumah terasa teduh. Saat berdiskusi dengan pemilik, arsitek Jonas Mulia mengusulkan agar diterapkan desain bernuansa east meet west yang memadukan antara prinsip rancangan modern dari negara Barat dan penerapan elemen bangunan khas dari negara Timur yang bernuansa tropis.
|
|
Read more...
|
|
Fleksibilitas Split Level |
Fleksibel (lentur) berarti mudah diubah sesuai dengan kebutuhan. Dalam konteks mendesain sebuah hunian, konsep split level menjadi solusi cerdas karena susunan lantainya fleksibel untuk mengakomodasi kebutuhan terhadap ruang di lahan terbatas.
Hunian yang berlokasi di kompleks perumahan Bumi Serpong Damai, Tangerang ini merupakan karya tim desain Alco. Idenya berawal dari keinginan pemilik untuk memiliki rumah bergaya modern minimalis dengan ruang dalam yang luas dan banyak padahal luas lahan hanya 325 m2 berbentuk memanjang ke samping. Di lain pihak, aturan kompleks perumahan hanya memperbolehkan ketinggian maksimum 12 m di setiap rumah tinggal. Untuk menyiasati kondisi ini, tim desain dan pemilik sepakat untuk menerapkan susunan lantai berselang-seling atau biasa dikenal dengan istilah konsep split level.
|
|
Read more...
|
Taman
|
Komposisi Dinamis Backyard |
Keberadaan taman belakang sering menjadi fokus orientasi ruang-ruang dalam sebuah rumah urban. Hijaunya taman seakan-akan menjadi bagian dari konsep ruang-ruang dalamnya.
Konsep seperti ini telah diterapkan pada sebuah taman rumah tinggal yang terletak di wilayah urban di Jakarta Selatan. Posisi rumah berada pada satu jalur jalan yang tidak terlalu lebar yang sesuai dengan peraturan. Di sini terbentuk garis sepadan bangunan yang maju ke depan dan menghasilkan taman depan yang juga tidak terlalu lebar. Setelah diambil dengan pengerasan untuk area drop off, maka efektif hanya tersisa area di seputar bangunan dan teras saja yang dapat dikreasikan untuk taman, selebihnya taman lebih difokuskan pada halaman belakang karena masih memiliki luasan ruang yang memadai.
|
|
Read more...
|
|
Taman Publik Berkesan Homey |
Pendekatan yang tepat perlu diterapkan untuk membuat desain taman guna melengkapi bangunan komersial. Dalam hal ini selain mengutamakan estetika, faktor kenyamanan juga turut dipertimbangkan.
Yuwono, desainer lanskap melakukan pendekatan tersebut pada saat membuat rancangan bagian luar sebuah outlet produk mode (fashion) di Bandung. Konsep dasar bangunan outlet tersebut berupa bangunan rumah yang dikembangkan menjadi sebuah bangunan komersial. Kesan homey menjadi acuan pengembangan berbagai fasilitas, termasuk pengembangan ruang-ruang luarnya. Kehadiran beragam elemen taman dari beragam etnik seperti patung Bali, patung Asmat, guci dari Cina kuno, bangunan Joglo dari Jawa dengan sentuhan kolonial, merupakan ekspresi keragaman budaya Indonesia yang ingin dihadirkan. Diantara bangunan outlet yang baru dibangun, masih dipertahankan bangunan lama yang berarsitektur tahun 60-an dengan sentuhan Jawa – kolonial yang sedikit demi sedikit dipugar dengan tetap mempertahankan identitas aslinya.
|
|
Read more...
|
Wisata
|
Kaimana, Sepotong “Surga” di Papua |
Kaimana telah lama diperkenalkan oleh biduan Alfian (alm) di tahun 60-an lewat lagu “Senja di Kaimana”. Dalam lagu itu digambarkan betapa indahnya dan romantisnya suasana senja di Kaimana, tempat yang selalu di kenang oleh muda-mudi yang memadu kasih di sana.
Kaimana merupakan salah satu kabupaten yang berada di bagian Selatan wilayah Kepala Burung Provinsi Papua. Kabupaten yang luasnya sekiat 18.500 km2 terbagi menjadi empat distrik yaitu Teluk Arguni, Kaimana, Buruway dan Teluk Etna dengan ibukota yang berada di distrik Kaimana.
|
|
Read more...
|
Seni
|
AR. Soedarto Berkarya di atas Kanvas |
|
Kepiawaian melukis bagi AR Soedarto merupakan sebuah anugrah
luar biasa dari yang Maha Kuasa. Sebuah talenta olah rasa, olah pikir dan olah teknik
yang pantas disyukurinya. Melalui karyanya yang beraliran abstrak, ia turut
meramaikan khazanah dunia lukis di tanah air.
Banyaknya pelukis yang beraliran abstrak dewasa ini
merupakan berkah bagi para pelukis di tanah air karena mereka dapat menampilkan
karya terbaiknya. Griya Asri beberapa waktu yang lalu meliput karya AR.Sudarto,
seorang pelukis yang baru kembali berkarya. Dengan menggunakan alam sebagai
inspirasi objek lukisannya, ia menampilkan karya-karya yang berbeda dari karya
pelukis lainnya.
|
|
Read more...
|
|
Seni Populer Metropolitan |
|
Salah satu cirri kota metropolitan yang ada di dunia adalah
adanya beragam budaya, berpenduduk padat dan dihuni oleh berbagai bangsa dan
beragam etnis. Adanya sistem komunikasi
yang modern menyebabkan budaya asing menyebar dengan sangat cepat. Perpaduan
budaya yang beragam tersebut menjadikan gaya hidup orang-orang di kota
metropolitan menjadi unik.
Kelas sosial yang berbeda, jenis pekerjaan yang sangat
bervariasi, bercampur baur dengan tata kehidupan beragam dari kemajemukan
budaya tadi mengakibatkan gaya berpakaian, gaya berbicara, gaya menikmati hidup
dari beberapa golongan masyarakat metropolitan menjadi menarik dan khas. Biasanya
yang paling menarik dan khas bahkan aneh adalah gaya hidup kaum mudanya. Gaya
hidup kaum muda metropolitan yang khas inilah yang direkam oleh seorang seniman
Eko Priharseno, melalui seni populer metropolitan.
|
|
Read more...
|
Lingkungan hidup
Tahun 1997, kebakaran besar melanda hutan Indonesia. Asap menyelimuti kota-kota di Sumatera dan Kalimantan bahkan sampai ke Singapura dan Malaysia. Pada tahun itu pula terjadi peningkatan tertinggi emisi CO2 di atmosfer. Terlepasnya karbon antara 810-2.470 juta ton diduga merupakan penyebabnya. Sebagian besar karbon tersebut berasal dari hutan gambut yang terbakar.
|
|
Read more...
|
Gaya Hidup
Sebuah pendopo rumah Joglo asli Jawa Tengah berdiri megah di ujung ruangan, tempat aneka kebaya dipamerkan. Kesan mewah pada pendopo tampak terlihat pada ukiran kayu bermotif tradisional. Di atap rumah ini terpasang genteng yang diambil dari rumah lama sehingga menegaskan citra tradisional khas Jawa. Ruangan dalam rumah menampung berbagai aktivitas seperti konsultasi busana, dress fitting dan ruangan ganti pakaian.
Selanjutnya, di bagian depan pendopo rumah Joglo ini ditempatkan sepasang meja dengan kursinya untuk kebutuhan para tamu. Furnitur ini dekor secara simpel dengan hiasan bunga, dan pernak-pernik kerajinan tradisional. Di ruangan ini, terpasang ranting-ranting daun pada plafon yang turut mempercantik ruangan sehingga bagaikan menikmati suasana rumah desa di Jawa di dalam butik. Di sekeliling ruangan merupakan tempat busana kebaya dipamerkan yang dipajang pada manekin di samping menghadirkan aneka foto.
|
|
Read more...
|
|