Issues
-
September, 2008
-
July, 2008
-
June, 2008
-
May, 2008
-
April, 2008
-
March, 2008
-
February, 2008
-
January, 2008
-
December, 2007
-
November, 2007
|
|
Pendidikan Lingkungan di Kebun Raya Cibodas |
|
|
|
|
Friday, 10 November 2006 |
Kegiatan
belajar di lingkungan alam merupakan hal yang menyenangkan. Apalagi kalau alam
tersebut dipenuhi dengan berbagai jenis tumbuhan baik yang berukuran besar
maupun kecil, baik yang baru seumur jagung maupun yang sudah ratusan tahun,
baik tanaman langka maupun tanaman yang mudah dicari. Ditambah lagi dengan
udara yang sejuk segar, komplit sudah apa yang akan kita dapat dari
bercengkerama dengan alam tersebut. Salah satu tempat yang ideal yang dapat
kita nikmati adalah di kawasan Kebun Raya Cibodas (KRC).
Di tempat ini
kita dapat menikmati berbagai kegiatan diantaranya Paket Pendidikan Lingkungan dengan
tema Wisata Flora, Gardens Tour, mempelajari perbanyakan tanaman dan mengenal keanekaragaman
hayati di kawasan tropis. Kegiatan
seperti inilah yang dapat diperoleh KRC, sebuah Kebun Raya botani terkenal di
dunia yang bernaung di bawah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Ke tempat
inilah rombongan karyawan Majalah Griya Asri (MGA) berkunjung dalam rangka
rangkaian merayakan hari jadinya yang ke-23. Tema yang kami usung adalah peduli
lingkungan, sebuah tema yang erat kaitannya dengan salah satu misi MGA. Selama
30 jam di KRC, karyawan Griya Asri
banyak memperoleh pengetahuan terutama yang berkaitan dengan aspek pendidikan
lingkungan. Kegiatan yang kami lakukan diantaranya mencangkok bunga Sakura,
penanaman masal tanaman pakis tiang (Cyathea
contaminans) di satu areal yang dikhususkan untuk majalah Griya Asri, wisata flora, gardens tour, dan mengunjungi
air terjun Ciismun.
Selain
kegiatan yang bersifat pendidikan lingkungan tersebut, diadakan pula kegiatan selingan
seperti permainan yang menguji keterampilan dan memerlukan kerjasama tim dan
senam pagi. Permainan ini tetap mengacu kepada lingkungan tetapi dikemas
sedemikian rupa sehingga selalu timbul kelucuan yang mengundang tertawa. Malam
harinya diisi dengan berbagai acara seperti permainan, pemberian penghargaan
terhadap karyawan berprestasi, dan mendengar ceramah. Peduli lingkungan ala MGA
ini berlangsung meriah.
“Acara ulang
tahun kali ini diisi dengan unsur pendidikan lingkungan dan pengenalan
keanekaragaman hayati. Dalam kondisi lingkungan kita yang semakin ruask, hutan
yang semakin habis, rasanya kita harus lebih sadar dan ikut bertangung jawab, secara mikro program
inilah yang dapat dilakukan oleh MGA”, tutur Pemimpin Redaksi MGA, Djoni D.
Waridan
Menurut
Kepala UPT Balai Konservasi Tumbuhan KRC, Ir.Holif Immamudin, untuk kelompok
media baru Majalah Griya Asri yang berkunjung
ke Kebun Raya Cibodas dengan model mengusung tema peduli lingkungan. Holif
mengharapkan hal seperti ini bisa diikuti oleh kelompok lainnya untuk bisa lebih mengenal misi Kebun Raya Cibodas.
Kebun Raya
Cibodas didirikan pada tahun 11 April 1852 oleh Johannes Ellias Teijsmann, berada
di kaki Gunung Gede Pangrango pada ketinggian 1300 – 1425 m dpl dengan luas 125
ha. Di lokasi ini temperatur rata-ratanya 18 derajat C, kelembapan 90% dan
curah hujan per tahun 3380 mm. Kawasan ini dapat dicapai kurang lebih 2 jam
perjalanan dari Jakarta dan 1,5 jam perjalanan dari Bandung.
Menurut
Holif, sampai saat ini KRC memiliki 10.792 koleksi tanaman, 700 jenis koleksi
biji, 4852 koleksi herbarium. Koleksi disini terbagi menjadi dua bagian yaitu
koleksi di kebun dan koleksi di rumah kaca. Koleksi tanaman di kebun berjumlah
1.014 jenis, sedangkan koleksi di rumah kaca terdiri dari 320 jenis anggrek,
289 jenis kaktus, dan 169 jenis sukulen.
Di KRC kita dapat menikmati antara lain Taman
Rhododendron, Taman Sakura, koleksi tanaman obat, koleksi paku-pakuan, air
terjun Cibogo, taman Amorphopallus, aneka tanaman hias dan taman lumut. Bagi
tamu yang hendak menginap telah disediakan pula wisma tamu dengan tarif yang
relatif murah. (didan)
|

|