|
Paduan Harmonis Elemen Alam |
|
|
|
|
Tuesday, 10 October 2006 |
Untuk dapat mengoptimalkan interaksi dengan alam, taman yang
diliput ini meniru gaya resor dengan menggabungkan unsur-unsur alam yaitu
tanaman, air dan batu yang ditata secara harmonis.
Bagi pasangan muda Lukas dan Meiyane Budiono, penerapan
taman bergaya resor di wilayah rural bertujuan untuk dapat berinteraksi dengan
alam. Oleh sebab itu setiap bagian dari rumahnya yang berlokasi di Kemang Pratama
Regency – Bekasi, selalu diupayakan adanya bukaan untuk taman. Setiap bukaan tersebut
diolah sesuai dengan kebutuhan penghuni dirancang untuk mengakomodasikan
berbagai aktivitas yang berbeda. Lingkungan permukiman yang masih hijau dengan lahan
yang cukup luas di sekitarnya masih memberi peluang untuk dapat menerapkan
konsep resor pada ruang luarnya. Untuk mewujudkan keinginan itu pemilik
mempercayakan konsep bangunan rumah tropis dan rancangan lanskapnya kepada tim
konsultan Grahacipta Hadiprana.
Dalam hal ini desainer berupaya memanfaatkan berbagai elemen
alam yaitu tanaman, air, dan batu dihadirkan pada taman. Penerapan konsep ini
selain menghasilkan keindahan visual yang menyempurnakan bangunan, juga
melahirkan suasana yang melibatkan panca indera secara dinamis. Suasana hati
yang tenteram akan tercipta setiap kali kita duduk dan menikmati keindahan di
suatu sudut di taman. Suara gemercik air, gemerusuk dedaunan yang saling
bergesek dan desir angin yang bertiup di pagi hari, menjadikan suasana di taman
bertambah nyaman.
Area terbuka pada taman utama berbentuk U. Keberadaan taman yang
“menyelimuti” bangunan sekaligus berfungsi sebagai pagar yang memisahkan area
public dan area privat. Selain itu, posisi tanah yang lebih tinggi dari jalan
secara tidak langsung menjadi penegas batas area.
Taman depan berfungsi sebagai penyempurna fasada bangunan yang
dirancang lebih pasif sebagai orientasi menuju pintu masuk. Pengerasan dari
batu kerikil halus warna peach yang dipasang dengan teknik koral sikat menjadi
elemen hardscape pada jalur akses tersebut. Penggunaan batu Andesit dari
Padalarang pada sisi kiri – sisi kanannya menyempurnakan jalur akses dan menjadi
pembatas terhadap area penanaman.
Penempatan ornament seni berupa bonggol kayu yang bentuknya
unik dan artistik berfungsi sebagai eye catcher pada taman depan.
Taman dalam yang lebih bersifat pribadi dimanfaatkan sebagai
pusat aktivitas keluarga di ruang luar. Kolam renang yang menjadi pusat
orientasi di sekitar area keluarga ini dirancang lebih terbuka karena keteduhan
dan kenyamanan di sekitarnya lebih diutamakan. Berseberangan dengan area
keluarga ini, arah ujung kolam renang menjadi pusat orientasi pandangan dari
arah ruangan keluarga. Di area ini komposisi terlihat lebih kuat dengan
sentuhan tropisnya. Patung kodok
dari batu alam yang menggambarkan formasi anggota keluarga menjadi media
pancuran kolam. Komposisi simetris peranti seni taman ini menjadi
terlihat kontras tetapi tetap alami di antara latar belakang komposisi hijau tanaman
sente dan pisang kipas.
Pada area ini suasana keteduhan taman tropis sangat terasa berkat
elemen-elemen alam yang saling melengkapi dan harmonis. Aliran udara yang meniup
dedaunan serta suara air yang menggelitik telinga, memberi dinamika yang
menyempurnakan keindahan visual. Beristirahat sambil menikmati keindahan dan
suasana yang tercipta setelah taman ini dibangun sungguh menyenangkan. Sebuah
taman yang indah bagaikan sebuah resor telah terwujud.
Viva Rahwidhiyasa
Fotografer : Ahkamul Hakim
Lokasi : Kediaman Keluarga Lukas Budiono Di Kemang Pratama Regency – Bekasi
Tim Desain : Konsultan Grahacipta Hadiprana , Jakarta
|