|
Banyak cara dapat dilakukan untuk menghasilkan tanaman hias
pot yang cantik. Dengan memahami karakter tanaman dan kreatif dalam memadupadankan
tanaman tersebut dengan tanaman lainnya merupakan modal utama untuk membuat
tanaman pot.
Terdapat beberapa jenis tanaman yang lebih cocok dipelihara dengan cara menanam tanaman
tersebut dalam pot. Cara penanaman di tanah yang tidak jauh berbeda dengan tanaman lanskap sering menyebabkan pertumbuhan
tanaman tidak normal. Tanaman koleksi khusus yang sedang trend saat ini juga acapkali
ditanam dalam pot untuk mengisi tempat-tempat yang khusus pula. San San
kolektor tanaman hias dan pemilik nursery ternama di Jakarta memiliki beberapa
ide untuk ‘mengolah’ tanaman hias pot ini agar tampil lebih cantik. Hasil
karyanya dapat disaksikan di nurserinya di Sentul, Jawa Barat.
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memahami karakter
bentuk tanaman. Tanaman yang tumbuh tinggi dengan daun yang rosset dan simetris
paling cocok bila ditanam dengan cara disangga. Karakter daunnya yang menyebar
simetris seperti ekor kuda menjadikan tanaman terlihat lebih berkarakter.
Pedestal dari batu alam berbentuk persegi cocok dipadukan dengan Cycas yang
karakter tumbuhnya seperti ini.
Philodendron dengan daunnya yang lebar dan cantik akan
tampak menarik bila dipadukan dengan pot berkaki. Pot berkaki gaya oriental
sering dipadukan dengan furnitur etnik dapat dipilih untuk menghiasi teras
belakang rumah yang difungsikan sebagai ruangan duduk keluarga. Pertumbuhan
arah daun yang seringkali tidak simetris disiasati dengan menempatkan tanaman
menempel pada dinding sehingga keindahannya hanya dapat dilihat searah.
Palem Phoenix yang memiliki batang melengkung tinggi kadang-kadang
menjadi masalah karena percabangan daunnya hanya muncul di bagian pucuknya
saja, sehingga semakin lama batang yang semakin tinggi akan terlihat kosong. Untuk
mengatasi hal tersebut, dapat disiasati dengan ‘menempelkan’ tanaman di bagian
batangnya dengan tanaman seperti Bromelia hijau. Bromelia merupakan tanaman
epifit yaitu sekelompok tanaman yang di alam aslinya tumbuh menempel pada
batang-batang pohon. Caranya yaitu pada batang palem yang tumbuhnya sudah
‘meliuk’ dan tinggi ditempeli dengan tanaman tersebut yang secara visual memiliki
tekstur dan karakter bentuk yang senada.
Tanaman yang struktur batangnya vertikal seperti Sanseviera sangat
sesuai dipadukan dengan tanaman yang tumbuhnya menjuntai agar ada keseimbangan
komposisi yang lebih baik.
Paperomia yaitu sejenis tanaman melata yang tumbuh menjuntai
misalnya dapat digunakan untuk menutup bidang permukaan tanah yang ada di
sekitar Sanseviera. Karakter tumbuh dan warna daunnya yang mencolok membuat komposisi
ini terlihat lebih menarik.
Viva Rahwidhiyasa
Fotografer : Viva
Lokasi : Wijaya Garden – Sentul Jawa Barat
|