Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
home arrow Article arrow Taman arrow Dekoratif Taman Klasik
Dekoratif Taman Klasik PDF Print E-mail
Friday, 18 January 2008

img_6211Permainan detail taman gaya klasik identik dengan karakter bangunan berarsitektur klasik yang di antaranya dicirikan dengan karakter yang lebih menekankan pada aspek dekoratif yang kaya akan warna, kaya tekstur dan bentuk.

Keinginan untuk memiliki taman yang tertata rapi dan apik menjadi obsesi pemilik ketika memulai rencana penataan eksterior bagi rumahnya yang bergaya klasik di sebuah kompleks pemukiman di Jakarta Barat. Bagi pemilik gaya taman dan gaya bangunan seperti inilah yang sesuai dengan gaya hidupnya saat ini. Karena itu, Hanny Tjandra, desainer lanskap yang menangani konsep perancangan ruang luarnya, memberikan solusi berupa taman dekoratif yang penuh detail dan warna agar serasi dengan gaya arsitektur bangunan.

Konsep Tanpa Pagar

img_6189Selain sebagai penyempurna fasada bangunan, taman depan juga menjadi pembatas area karena bangunan dua kavling tersebut dirancang tanpa pagar. Batasan yang jelas ini diwujudkan dengan cara meninggikan struktur fondasi yang disamarkan dengan komposisi tanaman yang menyatu dari arah luar dan arah dalam. Konsep ini secara tidak langsung memanfaatkan badan jalan yang menutupi saluran pembuangan air di tepi jalan. 

Kesan formal dan dekoratif sangat kuat tecermin dari taman depan yang berada pada area di luar ‘pagar’. Komposisi tanaman sengaja dikelompokkan dan diatur tumbuhnya dengan cara dipangkas. Ada yang dipangkas berbentuk kerucut yang tinggi dari tanaman pucuk merah (Syzigium oleana), dan ada pula yang dipangkas bulat dan melebar dari tanaman cemara udang. Komposisi ini disempurnakan lagi dengan tanaman penutup tanah dan semak yang kaya warna melalui bunganya seperti Landep (Arachis pitoi) , Ruelia ungu (Ruelia mauve), lantana (Lantana camara) dan Crossandra bunga peach. Untuk keseimbangan ruang desainer menempatkan beberapa jenis palem yang tinggi seperti palem sadeng dan kurma.

Saat berada di dalam kaveling, komposisi ini akan terlihat datar dan terbuka sehingga fasada bangunan tampak sangat jelas dan terbuka. Pada beberapa sudut yang menuju ke taman samping, komposisi tanaman lebih natural dengan tanaman tropis yang lebih liar tumbuhnya. Agar tetap menunjukkan keteraturan maka pada setiap komposisi ditutup dengan penutup tanah (ground cover) dan diberi taburan kerikil putih yang melingkari sekelilingnya.


Kolam Natural 

img_6214Konsep taman belakang pada hunian ini diperuntukkan sebagai taman pribadi keluarga. Itulah sebabnya hampir semua bidang bangunan yang menghadap ke arah taman belakang ini didesain transparan. Permukaan tanah pada area ini sengaja dibuat berkontur sehingga ada gradasi yang lebih memberi dinamika. Di area ini terdapat kolam ikan yang ditempatkan pada sudut yang terletak di posisi tertinggi dan agak menyerong menghadap ke arah ruang keluarga. Desain kolam dirancang natural menyerupai aliran sungai yang berkelok dan menurun ke arah teras. 

Komposisi tanaman difokuskan pada area di seputar kolam dan di sekeliling dinding pembatas yang didesain sangat tinggi.  Tanaman-tanaman yang tinggi ditempatkan sebagai latar belakang yang menempel pada dinding, dan selebihnya bergradasi turun semakin landai ke arah teras. Bonsai serut yang di pangkas cantik menempati sudut yang bersisian dengan teras dan menjadi pusat perhatian flora di sekitar kolam. Diantara bebatuan yang menjadi struktur kolam dan aliran sungainya, menyembul tanaman-tanaman yang sengaja dibiarkan tumbuh natural agar menyerupai pemandangan alam aslinya.

Pada bidang dinding lainnya komposisi tanaman lebih dimaksudkan untuk mengurangi kesan masif dari dinding yang sangat tinggi dan dominan. Beberapa sentuhan formal dari tanaman pangkas tetap dimunculkan, meskipun cenderung lebih minim bila dibandingkan dengan halaman depan. Hal ini karena fungsi taman belakang tidak hanya sebagai penunjang estetika tetapi juga memberikan keteduhan dan kehijauan alami di seputar ruangan keluarga.

 

Lokasi : Rumah Tinggal di Jakarta Barat
Desainer Lanskap : Hanny Tjandra dari Cendrawasih Landscape

 
< Prev   Next >