Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
home arrow Article arrow Lingkungan Hidup arrow Taman Lumut Kebun Raya Cibodas
Taman Lumut Kebun Raya Cibodas PDF Print E-mail
Tuesday, 01 August 2006
gunungHutan-hutan di bagian tertinggi pegunungan di Indonesia kadang-kadang memiliki pemandangan yang unik. Pohon-pohon, baik batang dan dahan, dibalut oleh suatu lapisan tebal berwarna hijau. Begitu pula tanah dan bebatuan  seolah-olah tertutup oleh karpet hijau. Semuanya diselimuti tumbuhan lumut sehingga sering disebut hutan lumut.

karpet Lumut yang bahasa ilmiahnya disebut Bryophyta merupakan tumbuhan hijau berukuran kecil, tidak berbunga dan tidak memiliki jaringan pembuluh. Dengan bantuan organ mirip  akar, bernama rhizoid, tumbuhan ini dapat hidup menempel pada batang dan dahan kayu, batu, tanah, kayu mati atau serasah. Daerah pegunungan merupakan tempat yang paling banyak ditumbuhi lumut. Namun ada beberapa beberapa jenis lumut yang mampu hidup di lokasi yang “tidak bersahabat” seperti di tempat panas dan kering. Kemampuan lumut untuk mengatur metabolisme tubuhnya menyesuaikan diri dengan tingkat kelembapan yang ada, memungkinkan hal itu terjadi. Lumut mempunyai struktur yang sederhana. Perkembangbiakannya secara vegetatif melalui potongan tubuhnya yang menyebar terbawa oleh angin  atau dipungut oleh burung untuk membuat sarang. Di seluruh Indonesia sedikitnya terdapat 1.500 jenis lumut dengan bentuk,  ukuran dan warna yang beranekaragam. 

moss_forestUntuk mempelajari potensi lumut serta melindungi dan mengembangbiakkan beberapa jenis tertentu, Kebun Raya Cibodas-LIPI di Cipanas-Cianjur mendirikan Taman Lumut taman yang terhampar di lahan seluas 2.300 m2 ini dibuat dengan rancangan cultivated landscape yaitu pembentukan terasering atau petak-petak dibatasi jalan. Lanskap taman lumut ini ditata sedemikian rupa hingga berbentuk miniatur Gunung Gede Pangrango, peta Kebun Raya Cibodas, lantai hutan dan sungai yang seluruhnya ditutupi oleh lumut. Penanaman berbagai jenis lumut dilakukan berdasarkan habitat dan cara tumbuhnya. Ada yang ditempelkan ke batang, dahan kayu atau batu, ada pula yang ditanam ke tanah. Di Taman ini terdapat 235 jenis lumut yang sebagian besar (80%) diambil dari sekitar kawasan kebun raya dan sisanya berasal dari hasil eksplorasi di tempat lain.  Keberadaan taman lumut ini membuat Indonesia menjadi negara pertama di daerah tropis di dunia yang memiliki koleksi lumut dalam bentuk taman. 

mosstreeSaat ini pengunjung di Taman Lumut  dapat melihat berbagai macam lumut yang menarik dengan beragam bentuknya yang unik. Di sini akan tergambar cukup jelas bagaimana indahnya lumut sehingga sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai tanaman hias. Akan tetapi bukan hanya keindahannya saja, lumut juga memiliki banyak manfaat lainnya. Sebagai tumbuhan perintis yang mampu hidup ditempat tidak menyenangkan, beberapa macam lumut dapat menciptakan lingkungan yang akhirnya akan dihuni oleh berbagai tumbuhan lain dan hewan-hewan kecil seperti serangga. Tumbuhan ini juga memiliki peran penting dalam mengatur kelembapan di suatu tempat karena kemampuannya menahan dan menyerap air. Di alam, lumut merupakan bahan penting bagi burung dalam membuat sarangnya, dan juga menjadi media tumbuh bagi beberapa jenis anggrek. Ada pula jenis-jenis lumut tertentu yang memiliki kandungan antibiotik sehingga sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi bahan obat. 

ragamlumutRencananya taman lumut ini akan terus dikembangkan dengan menambah jumlah koleksinya.  Sayangnya saat ini keberadaan banyak jenis lumut di alam sedang terancam. Dapat dicatat bahwa sebagian besar lumut hidupnya bergantung pada hutan. Dengan demikian rusaknya hutan dapat menyebabkan kepunahan lumut tersebut. Jika perusakan hutan ini berjalan terus, pengelola Taman Lumut harus berpacu dengan waktu untuk mengoleksi berbagai jenis lumut sebelum punah tanpa sempat diketahui.

-Rifki Sungkar-

 
< Prev