India merupakan negara yang kaya akan seni
budaya yang khas dan eksotik. Berikut ini akan diulas beberapa furnitur dan
kerajinan / craft dari India yang menjadi benda koleksi pribadi sekaligus ditata sebagai elemen dekorasi interior.
Hasil
kerajinan tangan dan benda seni dari India ini dapat memberi sensasi tersendiri
bagi penikmatnya diantaranya fantasi seakan “berpetualang” ke pelosok negeri
tersebut. Selain dapat mengagumi keindahannya, kita juga akan tercengang oleh
cerita menarik “dibalik” pembuatannya ataupun mengenai daerah asal dari pernik
tersebut. Disamping itu, aplikasi benda seni ini dalam penataan interior juga
berhasil menciptakan suasana kontemplatif dan lebih tenang di antara hiruk
pikuknya kehidupan modern. Hal inilah yang terekam oleh tim Griya Asri saat
meliput koleksi pernik dari India milik keluarga Aditi Gupta dan Jyoti Khurana ditata
ulang oleh pemilik bersama dengan desainer interior Eliza Musnir di Aaura
Gallery yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan.
ORNAMEN
PADA FURNITUR
Furnitur
khas India memiliki ornamen yang menegaskan ciri dan keunikan daerah asalnya. Inilah yang
menjadi kekuatan furnitur dari India baik obyek ornamennya, teknik dekorasinya
maupun material yang digunakan. Salah satu ornamen yang terkenal adalah lukisan
/ handpainted pada kursi kayu bergambar para raja dan pengiringnya. Biasanya,
ornamen furnitur seperti ini berasal dari Kishangarh dan dikerjakan secara
tradisional sedangkan kayu yang digunakan biasanya jenis babool, shisham atau aam.
Selain itu furnitur tersebut juga mudah
dibongkar pasang / detachable dan mudah dipindahkan seperti stool, meja rendah
dan nampan berkaki / chowkis.
Adapula
teknik ornamen yang disebut meenakari, yang diperkenalkan pertama kali oleh
raja Man Singh dari Mughals pada abad ke-16. Teknik ini berkembang pesat di
Jaipur, salah satu kota di bagian barat India yang material utamanya
menggunakan serbuk batu atau enamel. Adapun tehapan pembuatannya yaitu furnitur
atau aksesori digambari motif dan dipasangi cetakan pola dari metal kemudian
serbuk batu dibakar dan saat meleleh diisi ke cetakan. Selanjutnya, agar warna
serbuk yang berbeda-beda ini tidak menyatu pada cetakan, maka teknik
pembakarannya harus diatur dan teliti. Keunikan dari furnitur ini adalah warna
enamel yang cerah dan kontras, motif yang rumit dan rapi serta biasanya berupa
stilasi bunga dan hewan.
SOFT
FURNISHINGS
Kerajinan
tangan India terkenal kaya akan bahan / fabric dengan warna-wana cerah, motif
floral, teknik sulaman dengan benang khusus bahkan ornamen dengan
manik-manik. Jenis kerajinan ini berasal
dari Kashmir, Punjab, Gujarat, Rajasthan dan Madhya Pradesh. Misalnya saja saree
yang ditenun secara tradisional baik dari sutra maupun katun. Keunikan kain ini adalah pola warna dengan dua garis / border
yang membingkai sisi panjang kain dan satu bidang yang mengisi sepertiga dari
sisi pendek kain yang biasa disebut pallu. Saree biasanya dihias dengan motif
wajik atau garis geometris dan dihias dengan manik-manik agar terlihat lebih
mewah seperti terlihat di ruang makan ini.
TEMPAT
SEMBAHYANG
Dalam
melakukan ritual sembahyang, penganut agama Hindu di India biasanya memiliki satu
tempat khusus yang biasa disebut Mandir. Mandir merupakan karya replika yang berukuran
lebih kecil dari kuil dengan atap, kolom, dinding dan pintu serta dihias dengan
ukiran simbol tertentu seperti lambang om. Mandir ini dapat diletakkan dimana
saja kecuali di kamar tidur. Posisi pintu menghadap sisi selatan, bagian
dalamnya diterangi oleh lampu dan dilengkapi dengan bantal untuk mengalasi
lutut saat sembahyang. Dalam penataan di galeri, Mandir dihias dengan kain
sutra, patung Ganesha dari batu dan kayu, patung Dewa Shiva dari tembaga dan lukisan
yang dihias dengan perhiasan.
LUKISAN
TANJORE
Tanjore
atau Thanjavoor merupakan salah satu kota di kawasan Tamin Nadu di selatan
India dan juga merupakan ibukota kerajaan kekaisaran Chola di abad ke-9. Pada
masa tersebut, kesenian berkembang pesat di antaranya teknik melukis dengan
menggunakan batu mulia dan emas permata sebagai ornamen sehingga menimbulkan
relief dan efek tiga dimensional pada permukaan
lukisan. Ciri khas dari jenis lukisan ini antara lain obyeknya yang
menggambarkan para dewa dewi dan mitologi dalam ajaran Hindu dengan warna yang
cerah dan kontras serta dihias dengan emas dan permata sehingga benda seni ini
tampil atraktif, anggun dan istimewa serta memiliki beragam ukuran.
Imelda Anwar
|