Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
home arrow Article arrow Interior arrow Minimalis Dengan Krem dan Hitam
Minimalis Dengan Krem dan Hitam PDF Print E-mail
Wednesday, 18 April 2007

centre-stage-01Desainer interior Steve Leung kini kembali menciptakan gaya modern minimalisnya pada karya desain sebuah apartemen di Hong Kong. Desainnya cukup unik dengan perpaduan nuansa kontemporer serta banyak menggunakan bahan alami. Interior apartemen ini menunjukkan kepekaan sang desainer dalam menggunakan konsep modern yang dikemas secara alamiah. Kesan alami ini menghadirkan suasana yang homey, nyaman dan akrab intim serta menimbulkan citra yang elegan dengan memadukan tekstur kayu beraksen warna hitam dan putih untuk aksesori ruangnya.

centre-stage-02Apartemen berlantai dupleks yang mempunyai luas sekitar 1300m2 ini berada di jalan Hollywood, Hong Kong yang berdekatan dengan kawasan hiburan Lan Kwai Fong dan pusat distrik perkantoran Central. Di sini Steve memperagakan kelebihan desain gaya minimalisnya dengan memadukan warna krem dan hitam serta mengkombinasikan tekstur alami dari marbel travertine, kayu dan perabot yang berdesain simpel. Hasilnya terlihat desain yang modern, anggun serta mempunyai kesan maskulin yang menyiratkan citra dan selera pemiliknya yang masih bujangan.

centre-stage-03Kesan lapang pada interior apartemen ini terasa saat memasuki ruang foyer yang didesain menggunakan plafon cermin. Penggunaan material kayu pada plafonkeluarga dan makan memakai bahan kayu pada plafon dan lantai yang ditunjang dengan pemakaian batu travertine memberikan efek terang “alami.”. Penerapan ini menambah interiornya tampak hangat dengan adanya perpaduan mebel berwarna krem berdesain simpel dan fungsional. Selain itu berbagai aksesori ruang lainnya yang bernuansa hitam turut memberikan efek kontras untuk menegaskan nuansa yang “dramatis”.

centre-stage-04Sebuah pintu kaca dengan daun pintu nirkarat dari baja mempermudah akses menuju ruangan makan dan ruangan dapur, menjadi paduan harmonis antar ruang yang efisien. Di atas meja makan terdapat sebuah rak kaca yang dikelilingi oleh gorden berbahan iron-ball warna hitam menjadi titik focus yang unik. Selain itu, cermin pada tembok juga memantulkan cahaya alami yang berlimpah ke dalam ruangan.

Selanjutnya, keasn lapang juga tampak terlihat pada setiap sudut di ruangan kerja dengan adanya sebuah pintu kaca geser dan kusen berbahan nirkarat dari baja. Seperangkat meja kerja serta sebagian bidang tembok yang dilapisi oleh kulit ular eksotis juga melengkapi interior ruangan. Penerapan pencahayaan tidak langsung (indirect) yang tersembunyi dibalik panel plafon menambah suasana dramatisnya suasana di ruangan ini.  

centre-stage-05Dua buah kamar tidur menampilkan desain yang saling kontras satu sama lainnya. Pada bidang tembok kamar yang berada di jejeran ruang kerja didesain dengan menggunakan bahan kulit berwarna cokelat yang ditunjang dengan karpet warna abu-abu kusam untuk menghasilkan nuansa yang elegan dan kontemporer. Pencahayaan tidak langsung yang mengangkat warna mebel kayu gelap berhasil menyelaraskan nuansa di kamar ini. Efek santai dan harmonis juga tampil dari kombinasi elemen desain tersebut. Di sisi lain, kamar anak yang bersebelahan dengan kamar utama mengekspresikan karakter yang ceria berupa warna terakota pada karpet serta dinding dengan motif hijau dan biru.

Dalam merancang tangga pada apartemen ini Steve melapisinya dengan menggunakan bahan kayu yang dikombinasikan dengan cermin berwarna abu-abu gelap. Hal ini dilakukannya untuk menegaskan efek lapang pada area sirkulasi vertikal ini. Karena itu, kesan relaks terasa pula pada area tangga ini yang memberi akses ke kamar privat di atas. Di lantai atas, gaya minimalis terasa mendominasi kamar utama. Hal ini tecermin pada pemakaian aksesori bernuansa hitam dan putih pada ruang serta desain pola kayu kotak-kotak pada dinding. Kamar ini dibuat mengacu kepada setiap detail yang dapat menegaskan aspek kenyamanan serta gaya hidup simpel yang ingin dihadirkan pemiliknya. Sebuah walk-in dressing room atau ruang rias yang bersebelahan dengan kamar tidur utama dan kamar mandi tampak mengacu pada organisasi ruang yang terbuka (open plan). Ruangan ini dilengkapi pula oleh berbagai tempat penyimpanan dan rak-rak untuk mengakomodasi dan menampilkan koleksi wardrobe pemilik yang bekerja sebagai wirausaha. Kamar mandi dengan pembatas kaca memberikan suatu keunikan tersendiri yang kini banyak diadop vila-vila privat atau apartemen bergengsi yang semakin menjamur di kota Jakarta.

Berkat kepiawaian Steve, apartemen ini tidak hanya menampilkan nuansa maskulin yang dominan tetapi juga sanggup menaikkan tingkat kualitas karya dan desain yang patut dibanggakan.

Yosi Wyoso

 
< Prev   Next >