|
Desainer interior Steve Leung kini kembali
menciptakan gaya
modern minimalisnya pada karya desain sebuah apartemen di Hong
Kong. Desainnya cukup unik dengan perpaduan nuansa kontemporer serta
banyak menggunakan bahan alami. Interior apartemen ini menunjukkan kepekaan
sang desainer dalam menggunakan konsep modern yang dikemas secara alamiah. Kesan
alami ini menghadirkan suasana yang homey, nyaman dan akrab intim serta menimbulkan
citra yang elegan dengan memadukan tekstur kayu beraksen warna hitam dan putih untuk
aksesori ruangnya.
Apartemen berlantai dupleks yang mempunyai
luas sekitar 1300m2 ini berada di jalan Hollywood, Hong Kong yang berdekatan
dengan kawasan hiburan Lan Kwai Fong dan pusat distrik perkantoran Central. Di
sini Steve memperagakan kelebihan desain gaya
minimalisnya dengan memadukan warna krem dan hitam serta mengkombinasikan tekstur
alami dari marbel travertine, kayu dan perabot yang berdesain simpel. Hasilnya terlihat
desain yang modern, anggun serta mempunyai kesan maskulin yang menyiratkan citra
dan selera pemiliknya yang masih bujangan.
Kesan lapang pada interior apartemen ini
terasa saat memasuki ruang foyer yang didesain menggunakan plafon cermin.
Penggunaan material kayu pada plafonkeluarga dan makan memakai bahan kayu pada
plafon dan lantai yang ditunjang dengan pemakaian batu travertine memberikan
efek terang “alami.”. Penerapan ini menambah interiornya tampak hangat dengan
adanya perpaduan mebel berwarna krem berdesain simpel dan fungsional. Selain itu
berbagai aksesori ruang lainnya yang bernuansa hitam turut memberikan efek kontras
untuk menegaskan nuansa yang “dramatis”.
Sebuah pintu kaca dengan daun pintu
nirkarat dari baja mempermudah akses menuju ruangan makan dan ruangan dapur, menjadi
paduan harmonis antar ruang yang efisien. Di atas meja makan terdapat sebuah
rak kaca yang dikelilingi oleh gorden berbahan iron-ball warna hitam menjadi titik
focus yang unik. Selain itu, cermin pada tembok juga memantulkan cahaya alami
yang berlimpah ke dalam ruangan.
Selanjutnya,
keasn lapang juga tampak terlihat pada setiap sudut di ruangan kerja dengan
adanya sebuah pintu kaca geser dan kusen berbahan nirkarat dari baja.
Seperangkat meja kerja serta sebagian bidang tembok yang dilapisi oleh kulit
ular eksotis juga melengkapi interior ruangan. Penerapan pencahayaan tidak
langsung (indirect) yang tersembunyi dibalik panel plafon menambah suasana dramatisnya
suasana di ruangan ini.
Dua
buah kamar tidur menampilkan desain yang saling kontras satu sama lainnya. Pada
bidang tembok kamar yang berada di jejeran ruang kerja didesain dengan
menggunakan bahan kulit berwarna cokelat yang ditunjang dengan karpet warna
abu-abu kusam untuk menghasilkan nuansa yang elegan dan kontemporer. Pencahayaan
tidak langsung yang mengangkat warna mebel kayu gelap berhasil menyelaraskan
nuansa di kamar ini. Efek santai dan harmonis juga tampil dari kombinasi elemen
desain tersebut. Di sisi lain, kamar anak yang bersebelahan dengan kamar utama
mengekspresikan karakter yang ceria berupa warna terakota pada karpet serta
dinding dengan motif hijau dan biru.
Dalam
merancang tangga pada apartemen ini Steve melapisinya dengan menggunakan bahan
kayu yang dikombinasikan dengan cermin berwarna abu-abu gelap. Hal ini dilakukannya
untuk menegaskan efek lapang pada area sirkulasi vertikal ini. Karena itu, kesan
relaks terasa pula pada area tangga ini yang memberi akses ke kamar privat di atas.
Di lantai atas, gaya
minimalis terasa mendominasi kamar utama. Hal ini tecermin
pada pemakaian aksesori bernuansa hitam dan putih pada ruang serta desain pola kayu
kotak-kotak pada dinding. Kamar ini dibuat mengacu kepada setiap detail yang
dapat menegaskan aspek kenyamanan serta gaya
hidup simpel yang ingin dihadirkan pemiliknya. Sebuah walk-in dressing room
atau ruang rias yang bersebelahan dengan kamar tidur utama dan kamar mandi tampak
mengacu pada organisasi ruang yang terbuka (open plan). Ruangan ini dilengkapi pula
oleh berbagai tempat penyimpanan dan rak-rak untuk mengakomodasi dan
menampilkan koleksi wardrobe pemilik yang bekerja sebagai wirausaha. Kamar
mandi dengan pembatas kaca memberikan suatu keunikan tersendiri yang kini
banyak diadop vila-vila privat atau apartemen bergengsi yang semakin menjamur
di kota Jakarta.
Berkat kepiawaian Steve, apartemen ini
tidak hanya menampilkan nuansa maskulin yang dominan tetapi juga sanggup menaikkan
tingkat kualitas karya dan desain yang patut dibanggakan.
Yosi Wyoso
|