Kemewahan biasanya dikaitkan dengan rumah real
estate bergaya klasik, furnitur berlapis kulit atau aksesori penuh detail
ukiran. Kini, kemewahan memiliki dimensi baru berupa desain apartemen ultra
modern dengan suasana glamor dan pemandangan fantastis ke arah laut.
Suasana ini terwujud dalam desain interior unit contoh apartemen Regatta di
Pantai Mutiara, Jakarta Utara yang dirancang oleh konsultan interior Wilson
& Associates dari Singapura. Tidak hanya itu, sosok bangunannya yang
menyerupai gugusan perahu juga akan menjadi salah satu bangunan icon di dunia yang konsepnya digarap
oleh konsultan arsitektur ternama Atkins dari Inggris.
Unit apartemen seluas 243 m2 dengan tiga buah kamar tidur ini
didesain sesuai dengan karakter penghuni yang sebagian besar telah mapan dan
memiliki cita rasa eksklusif. Pertama, apartemen disusun dengan layout terbuka tanpa dinding penyekat
diantara foyer, ruang keluarga dan
ruang makan sehingga memberi kesan lapang. Lagi pula area utama ini dikelilingi
oleh jendela lebar dari lantai hingga plafon sehingga memaksimalkan pemandangan
ke arah laut sekaligus mengoptimalkan masuknya cahaya matahari ke dalam
apartemen. Pengudaraan mengggunakan AC dengan sistem ceiling duct dengan beberapa daun jendela yang dapat dibuka untuk
sirkulasi udara segar.
Untuk menghadirkan atmosfer kemewahan, apartemen
ini ditata dengan perpaduan gaya klasik dan modern agar indah dilihat dan
bertahan lama. Pendekatan desain ini diterapkan pada bentuk furnitur dan
aksesori yang mengacu pada kotak-kotak geometris tetapi dipermanis dengan
detail lengkungan seperti pada kaki kursi, lengan sofa dan tepi headboard tempat tidur. Untuk
menciptakan suasana yang nyaman,
sejuk dan mewah, nuansa warna dalam
apartemen dipilih dari kombinasi warna-warna lembut seperti blue navy, pale gray, broken white
dengan sedikit sentuhan cokelat kayu, hitam atau perak yang memberi kesan
glamor dan elegan.
Selain itu, motif dan tekstur dari setiap jenis material impor juga
diekspos sehingga memperindah ruang tanpa perlu menambah ornamen.
Material
impor ini diantaranya kayu jenis wenge
dari Afrika yang melapisi lantai kamar tidur dan marmer jenis
palissandro classico dari Italia yang memiliki motif urat eksotis dan
menutupi
hampir seluruh lantai apartemen. Dinding dan lantai kamar mandi juga
dilapisi
oleh marmer jenis travertino rosso dan jenis red marquine dari Italia
serta jenis tearose dari Spanyol.
Selain itu, interior apartemen juga dihias dengan soft furnishing
seperti vitrage, gorden dan blind untuk jendela, wallpaper
untuk dinding, karpet untuk lantai, upholstery
untuk furnitur serta bedcover di
kamar tidur.
Selain memiliki tekstur lembut, elemen-elemen soft furnishing ini
juga
dipadukan dengan harmonis. Contohnya, ruang keluarga ditata dengan satu
sofa
berlapis beludru, single chair berlapis sutra dan karpet jenis frieze.
Aksen menarik terlihat pada kain
pelapis bantal, ada yang dihiasi bulu dan ada pula yang dihiasi
manik-manik.
Hal yang unik adalah perpaduan kursi makan berlapiskan bahan kulit
dengan
permukaan meja makan dan cermin di dinding yang dihiasi oleh susunan
kerang.
Seluruh dinding area utama ini dilapisi oleh wallpaper warna krem yang
dipadankan dengan langit-langit gantung (dropped down ceiling) dan
sepasang tempat lilin dari kristal.
Di kamar tidur utama, bedcover berwarna biru dengan motif
berwarna emas dan bernuansa baroque
berhasil menjadi eye catcher yang
dipadukan dengan karpet jenis cut and
loop bermotif lebih kontemporer serta upholstery
berwarna pale blue pada cleopatra chair, headboard dan bench. Di
kamar tidur anak, bahan pony skin yang digunakan sebagai upholstery
single sofa dan karpet berhasil membuat suasana menjadi hidup.
Terakhir pencahayaan
tata lampu dan koleksi benda seni berperan penting memberikan “jiwa”
pada interior. Lampu di apartemen ini
telah diprogram untuk menampilkan empat pilihan suasana yaitu normal,
terang,
romantis dan galeri.
Selain menggunakan dimmer dan integrated automation system, armatur lampu dipilih dengan
bentuk yang tidak biasa diantaranya lampu dekoratif koleksi Floss. Secara
keseluruhan, desain apartemen ini berhasil memberikan citra mewah dan elegan
sesuai dengan gaya hidup masyarakat modern. (Imelda Anwar)
|