|
Wednesday, 21 February 2007 |
Apartemen merupakan pilihan tempat tinggal yang sampai saat
ini semakin diminati masyarakat kota.
Selain mencerminkan gaya hidup masyarakat kota yang serba praktis,
efisien dan modern, apartemen dapat menjadi solusi hunian terbatas yang
inovatif dan inspiratif.
Ketika hendak membeli sebuah
apartemen, biasanya kita sering dihadapkan dengan masalah konvensional seperti
ruangan yang sempit dan tidak beraturan ataupun posisi kolom struktural yang membentuk
sudut atau ruang sisa. Dalam hal ini terdapat solusi yang inovatif untuk
mengatasi persoalan tersebut seperti terlihat pada desain interior sebuah
apartemen di Tomang, Jakarta Barat. Konsep desain apartemen ini menegaskan
aspek bentuk yang simpel tetapi juga multifungsi, permainan material dan motif
yang inovatif serta suasana yang lapang, ringan dan nyaman. Gagasan ini
diwujudkan dalam desain bergaya modern kontemporer sesuai dengan karakter
penghuni yang masih muda sehingga terciptalah hunian yang tenang dan terjaga
privasinya di tengah hiruk pikuknya ibukota.
Daisy dan Shanty Mulyadi dari konsultan PSD, berupaya untuk menciptakan
suasana lapang tanpa mengubah posisi ruang dan mengganti material, finishing serta
pencahayaan. Hal ini dapat diwujudkan dengan cara mengganti penutup lantai dengan
bahan marmer buatan jadestone warna putih agar memberi kesan bersih. Jenis material
fabrikasi ini tanpa pori
sehingga perawatannya lebih mudah (free maintenance)
sedangkan kekuatan dan daya tahannya sama seperti material yang asli. Upaya
lainnya adalah menutup beberapa bidang dinding dengan cermin lebar dari lantai
sampai dengan plafon sedangkan pintu lemari built-in dibuat dari brown tinted
glass yang merupakan hasil perkembangan terbaru dari bahan dengan permukaan
reflektif yang sedang digandrungi saat ini.
Jendela apartemen yang lebar juga dapat dihias dengan vitrage
dan gorden dari kain / fabric yang sedikit mengkilap sehingga memberi sentuhan
mewah. Selain itu konsultan juga merancang plafon yang polos, dengan beberapa
sudut ruang sebagai aksen dan sengaja diberi lampu dengan pola pencahayaan
tidak langsung. Selanjutnya konsultan berupaya merancang karakter atau fokus
setiap ruang melalui permainan bentuk, motif, warna dan tekstur melalui
aplikasi veneer, wallpaper dan padded wall. Interiornya didominasi oleh
warna-warna earth tone yang teduh, perpaduan yang dinamis antara motif floral,
garis-garis dan serat kayu alami serta permukaan pelapis yang lembut,
dilengakpi oleh vas-vas modern dari creme gallery dari bahan kaca/kayu dengan
ukuran besar. Wujud furnitur dan
aksesori juga cenderung berbentuk kotak geometris dengan sentuhan melengkung
yang elegan serta ditata minimalis agar tidak terasa sempit.
Untuk menghias dinding area foyer, konsultan menggunakan veneer
motif zebrawood dan white oak serta rangkaian bunga yang memberikan kesan welcoming.
Di dalam area ini terdapat ruangan makan yang menyatu dengan ruangan keluarga
sebagai tempat berlangsungnya berbagai aktivitas penghuni. Sebagai fokusnya,
satu bidang dinding ruang keluarga dilapisi dengan veneer bermotif ebony yang
gelap sedangkan bidang lainnya ditutup dengan wallpaper bermotif garis-garis
yang lebih terang. Tempat duduknya dipadupadankan dengan bangku (bench) yang menempel pada jendela serta sofa
dan kursi berlengan (armchair). Selain
itu, tampilan yang berbeda tampak pada ruang makan karena ditata dengan bench yang
menempel pada dinding berhias padded wall dan cermin serta dipadu dengan
seperangkat meja-kursi makan tanpa lengan. Bangku tersebut tidak hanya menjadi
alternatif tempat duduk tetapi juga dirancang multifungsi sebagai tempat
penyimpanan (storage) yang estetik agar dapat memaksimalkan ruang sekaligus
menegaskan kesan kasual dan relaks seperti berada di lounge. Trik mengolah storage
ini dapat juga diterapkan pada lemari built-in untuk menyimpan pakaian maupun
rak display koleksi di kamar-kamar tidur. Trik lainnya adalah elemen dekorasi
berupa bedhead di kamar tidur yang didesain berupa padded wall berlapis kulit
sintetik dan dipadu dengan bahan lainnya seperti veneer motif eboni pada kamar
tidur utama sehingga tampil lebih canggih. Di kamar tidur anak perempuan,
lemari pajang berlapis veneer bermotif white oak yang dipadukan dengan wallpaper
bermotif bunga memberi tampilan yang lebih feminin.
Pada akhirnya, konsultan bersama dengan pemilik rumah
memilih aksesori dan lampu hias yang eksotik seperti vas-vas kaca yang unik dan
lampu gantung di ruang makan. Alhasil terciptalah suasana apartemen yang nyaman
dan homey . (Imelda Anwar)
|