Hunian sering menggambarkan pribadi pemiliknya. Ungkapan ini
tepat sekali mengekspresikan kediaman baru keluarga Safina dan Ferdi Hasan, yang
berlokasi di Jakarta Barat.
Sebagai presenter ternama di berbagai acara seperti di
program televisi, pasangan Safina dan Ferdi Hasan yang merupakan sosok pribadi
yang low profile, supel, hangat dan berwawasan luas. Maka tak heran bila
suasana tempat tinggal mereka terasa akrab dan hangat, jauh dari kesan glamor. Bersama
dengan sepasang buah hati mereka, Farah Labita (9) dan Fasha Jamel Antwan (3),
Safina dan Ferdi sering jalan-jalan baik di dalam negeri maupun di luar negeri sehingga
merekapun menyukai bermacam gaya mulai dari yang etnik, klasik hingga kontemporer.
Saat berencana membangun kediaman baru, mereka sepakat untuk mewujudkan rumah
bergaya tropis modern yang menyatu dengan lingkungan. Selain sesuai dengan
iklim setempat, gaya
desain tersebut tidak “terseret” arus tren sehingga tetap digemari sepanjang
masa.
Sebagai alumni Fakultas Teknik jurusan arsitektur
Universitas Trisakti Jakarta, Safina memiliki prinsip dan gambaran yang jelas
dan kuat yang dipadukan dengan keinginan Ferdi. Bersama dengan arsitek
Indramawan yang menggagas ide dan mengerjakan tahap awal pembangunan, Safina
dan Ferdi merundingkan konsep desain rumah mereka. Pertama, lahan seluas 700 m2
ini merupakan bekas tanah uruk sehingga lebih tinggi dari lahan tetangga. Untuk
menyiasati sosok rumah yang berkesan elegan, arsitek mendesain susunan massa bangunan yang berjenjang
sehingga ada transisi dalam skala bangunan. Massa
bangunan dirancang berbentuk kotak geometris sesuai dengan gaya tropis modern. Yang dua lantai menjadi
bagian utama sedangkan yang lebih rendah di bagian depan untuk foyer, ruang
kerja dan garasi.
Aspek penting bagi pemilik adalah susunan ruang yang tanpa
sekat dan bukaan yang dominan untuk memaksimalkan sirkulasi udara segar serta
masuknya cahaya alami ke dalam rumah. Hal ini diakomodasikan arsitek dengan
merancang plafon setinggi hampir 4 m di setiap lantai dan jendela tinggi serta
teritisnya disetiap ruangan. Selain itu, arsitek mengusulkan agar kolam renang
dan pool dek ditempatkan di tengah dan dikelilingi oleh ruang-ruang fungsional
sehingga ruang terbuka ini menjadi pusat orientasi hunian. Gagasan yang kental
dengan nuansa resor tropis ini disambut baik oleh Safina dan Ferdi karena
selain mengefisienkan fungsi kolam renang, desain ini menghadirkan unsur “kejutan”
dan menjadi atraksi utama / eye catcher terutama saat orang pertama kali datang
ke rumah tinggal mereka.
Pada layout-nya, kolam renang ini diapit oleh foyer terbuka
di bagian muka dan deretan ruang keluarga, ruang makan, pantry dan ruang hiburan
di bagian samping dan bagian belakang lantai satu. Di lantai
dua terdapat dua buah kamar tidur anak dan kamar tidur utama yang juga ditata
menghadap ke arah kolam renang. Desain yang berhasil menegaskan atmosfer inside–outside
pada hunian ini dikembangkan oleh arsitek Agung Prihananto W. Sehubungan dengan
kebutuhan ruang, Safina dan Ferdi mempunyai permintaan khusus antara lain ada
ruang hiburan yang terdiri dari ruang duduk, area biliar, ruang bermain anak
dan dilengkapi oleh perangkat home theater. Ruang tidur utama juga ditata dengan
ruang simpan / wardrobe pakaian dan tempat sepatu yang luas, ruang salon serta
kamar mandi semiterbuka.
Selain itu, Safina juga memperhatikan kesejahteraan karyawan
ketika berada di rumahnya sehingga ia menyediakan area servis di lantai dasar. Kamar
tidur dan kamar mandinya mendapat sirkulasi udara dan cahaya matahari yang
cukup. Dalam menata ruang dalam rumah, Safina yang tidak terlalu menyukai gaya minimalis, sebenarnta lebih menyukai kekayaan detail,
motif, warna dan tekstur baik gaya etnik maupun gaya klasik. Pemilik
rumah bekerja sama dengan desainer interior Andriwita Geswari, mengombinasikan
berbagai gaya furnitur dan aksesori secara
harmonis yang mendukung gaya
arsitektur bangunannya. Interior yang dikenal dengan gaya eklektik ini didominasi oleh bahan alami
seperti kayu dan batu, warna-warna earth tone seperti cokelat dan marun dengan
motif floral dan geometris yang eksotik.
Elemen soft furnishings seperti gorden, karpet dan pencahayaan
memberikan kesan lembut dan elegan dalam ruangan. Safina dan Ferdi juga
menempatkan koleksi barang antik dan barang modern baik dari berbagai daerah
maupun dari luar negeri menjadi tema dekorasi yang berbeda pada setiap ruang.
Secara keseluruhan, Safina dan Ferdi merasa puas dan bangga dengan hunian baru
mereka. ( Imelda Anwar )
|