Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
home arrow Article arrow Interior arrow Desain ala Adrian Maulana
Desain ala Adrian Maulana PDF Print E-mail
Tuesday, 26 September 2006
adrian1Sosok Adrian Maulana sudah tidak asing lagi bagi pemirsa televisi, baik sebagai pemain sinetron, pembawa acara maupun sebagai bintang iklan komersial. Namun tidak banyak yang tahu bahwa Adrian kini menjalankan bisnis design and built terutama untuk hunian di Jakarta dan sekitarnya.

adrian2 Pria bertubuh atletis dan ganteng ini memang mengambil pendidikan tinggi di bidang teknik mesin tetapi menekuni pula seluk beluk desain interior. Sesuai dengan tren saat ini, Adrian menyukai desain yang simpel, natural dan praktis, mengeksplorasi padu padan material yang mudah dirawat. Kesempatan untuk menerapkan bakatnya dalam bidang desain ini terbuka saat Adrian membeli lahan seluas 180 m2 di kawasan Bintaro. Ia merancang konsep desain rumah dan membangun sendiri hunian impiannya. Fasada rumah diolah berupa permainan bidang kotak yang diatur maju mundur. Salah satu bidang dinding sengaja dibuat lebih tinggi menyerupai menara dan dihias dengan pergola kayu sehingga menjadi aksen yang atraktif.

adrian3 Hampir semua bidang muka hunian didominasi oleh jendela lebar dan teritis simpel agar mendapat pemandangan luas ke arah luar serta memaksimalkan masuknya cahaya alami di samping memperoleh sirkulasi udara segar. Tamu resmi diterimanya di ruangan foyer sedang tamu yang sudah akrab diterima di ruangan keluarga yang menyatu dengan ruang makan dan pantry. Yang unik dari rumah ini adalah penerapan konsep taman dalam (inner courtyard) dengan void dua lantai dan skylight di bagian atasnya. Di samping itu area duduk dan kolam air mancur berada di lantai dasar. Area terbuka ini dikelilingi oleh ruang foyer, area tangga, ruangan makan dan ruangan keluarga serta hanya disekat oleh pintu kaca lipat-geser.

adrian4 Layout ruang yang berorientasi ke dalam ini memberi kesan lapang dan praktis untuk melakukan kegiatan bersama meskipun lahannya terbatas. Area terbuka berukuran 3,5 x 4,5 m ini didominasi oleh material alami seperti dinding dengan air mancur dilapisi oleh batu candi bolong yang sekaligus menjadi focal point. Untuk ruang dalam, Adrian memilih warna-warna netral seperti abu-abu, off white dan dark brown sedangkan aksen ditampilkan melalui pernik dekoratif berwarna cerah dan kontras. Diantaranya terdapat lukisan abstrak, foto keluarga, karpet dan bantal kursi dengan motif retro. Adrian merancang sendiri lemari dan ambalan built-in yang terbuat dari kayu nyatoh dan diberi finishing melamik.

adrian5 Mantan Abang Jakarta ini juga merancang panel dekoratif pada kepala tempat tidur dan lubang angin yang unik di foyer. Di lantai atas, ditata kamar tidur utama yang dilengkapi dengan walk-in-wardrobe, meja rias dan kamar mandi yang cukup luas. Di samping itu satu sudut di selasar atas diolah menjadi ruang kerja,

Adrian juga memberi perhatian khusus pada desain pencahayaan (lighting) Ia menyadari bahwa pencahayaan yang tepat dapat membuat suasana yang diinginkan. Sorotan cahaya pada sudut-sudut tertentu dapat menjadi eye catcher pada fasada atau pada interior rumah. Indirect lighting banyak dipasang dipinggir plafon dan di balik dinding dekoratif agar memperoleh kesan bidang yang “melayang”.( Imelda Anwar )

ADRIAN MAULANA :  DUNIA PROPERTI SEBUAH TANTANGAN

adrian6 Tampan, ramah, supel dan energik, semuanya melekat pada diri  Adrian Maulana, pria kelahiran Jakarta, 29 Oktober 1977. Pria yang berdarah Minang ini ternyata memiliki bakat yang tersembunyi. Ternyata bakat inilah yaitu sebagai desainer interior tampak menonjol dan dilakoninya secara professional.

“Saya sedang menekuni hobi yang kini justru menjadi peluang bisnis di masa depan yang sangat menjanjikan, dan saya ingin bisnis ini saya tekuni secara profesional,” ujarnya bersemangat.

Rumah ayah Sharla Martiza (3,5 tahun) yang bergaya modern minimalis ini merupakan karya yang patut dibanggakan. Menurut Adrian, dunia properti sudah ditekuninya dengan serius sekitar dua tahun yang lalu. Kini ia tengah menyelesaikan proyek rumah tinggal yang lahannya cukup luas. Proyek ini cukup menantang kemampuannya di bidang desain.

adrian7 Penggemar busana warna putih dan hitam ini kini sedang membintangi sebuah acara komedi di salah satu  stasiun televisi  swasta dan menjadi presenter sebuah acara reality show ini, kini sedang mempersiapkan untuk membuka kantor  konsultan arsitektur.

“Gaya bangunan yang saya senangi adalah yang modern, simpel, dan minimalis, yang sekaligus mencerminkan gaya tropis. Saya juga memenuhi permintaan klien yang ingin dibuatkan rumah  di luar gaya tersebut. Bagi saya ini sebuah tantangan. Namun, saya tetap mempertahankan ciri khas saya, yaitu  selalu menggunakan material alam seperti kayu dan batu, yang berkualitas dan finishing yang baik  serta penggunaan elemen warna yang tepat.” ujar suami Dessy Ilsanty, mantan nona Jakarta 1998 ini kepada Griya Asri  (Denyza)

 

Fotografer : Ahkamul Hakim
Lokasi : Kediaman keluarga Adrian Maulana di Bintaro
Arsitek dan kontraktor : Adrian Maulana
Pernik dekoratif : Koleksi Temple Tree, Kebayoran Baru Jakarta Selatan
Tanaman indoor : Koleksi Heri Syaefudin dari ‘Gonku Nursery, Sawangan Depok

 
< Prev   Next >