|
Hunian menggambarkan pribadi dan aktivitas pemiliknya.
Ungkapan ini tepat sekali mengekspresikan kediaman keluarga Dr. Albertus Hendrawidjaja
SpPD yang berlokasi di kawasan Jakarta Barat.
Rumah dua lantai ini berada di sudut jalan kompleks Puri
Botanical Residence, Joglo, yang bergaya modern dan berbeda dibandingkan dengan
hunian lainnya. Fasada hunian menonjolkan komposisi kotak-kotak geometris yang
diatur maju mundur secara dinamis serta “permainan” warna hitam-putih. Wajah
hunian ini sesuai dengan keinginan Lani dan Albertus untuk mewujudkan tempat
tinggal yang mengacu pada tren terbaru. Meskipun mereka tidak berkecimpung di
bidang arsitektur, tetapi Lani dan Albertus menaruh minat besar pada desain
terutama pada detail dan material bangunan serta penataan ruang dalam di
kediaman mereka.
Pada tahap awal, pemilik berdiskusi dengan arsitek A.
Lesmana, M. Arch dan menyerahkan pengolahan gambar kerja pada arsitek. Penghuni
memerlukan ruangan yang banyak agar dapat menunjang bisnis keluarga. Karena
itu, rumah ini dilengkapi dengan lantai basemen sebagai tempat gudang dan ruangan
kerja yang luas. Sebagai konsekuensinya, lantai satu dan pintu masuk utama
hunian berada lebih tinggi dari jalan dan dilengkapi oleh ramp dan tangga agar
akses ke dalam rumah tetap nyaman terutama bagi orang tua. Pintu masuk utama ditempatkan
pada huk bangunan dan dinaungi kanopi untuk menegaskan posisi bangunan di sudut
jalan.
Mengacu pada prinsip bangunan tropis, hunian ini juga
dilengkapi oleh bukaan lebar sehingga mengoptimalkan sirkulasi udara segar dan
masuknya cahaya alami ke dalam ruangan. Jendela-jendela kaca lebar ini dibingkai
oleh kusen dari bahan PVC agar dapat meredam bising dan menahan panas matahari serta
dilengkapi oleh teritis yang sekaligus berfungsi sebagai elemen dekoratif unik.
Halaman muka rumah ditata dengan taman, kolam dan air terjun pada dinding luar sehingga
memberikan kesejukan dan kesegaran. Selain itu, arsitek dan pemilik sepakat
untuk menonjolkan karakter bahan alami seperti batu candi dan batu andesit
untuk eksterior dan batu paras jogja untuk interior.
Dengan didukung oleh tata pencahayaan yang menawan, wajah
hunian tampil bernuansa teduh dan atraktif. Masuk ke dalam rumah, di susun ruang-ruang
bersifat publik yang terbuka dan menyatu di lantai satu sedangkan kamar-kamar
tidur berada di lantai dua. Mulai dari tahap pembangunan, Lani sebagai pemilik rumah
banyak memodifikasi detail arsitektur yang disesuaikan dengan ornamen dekoratif
interior, furnitur dan aksesori rumah. Wanita yang sehari-harinya berbisnis di bidang
mode dan kecantikan ini menerapkan warna putih pada lantai, dinding dan plafon sebagai latar belakang ruangan
sedangkan elemen pengisinya dipilih berwarna merah, hitam, abu-abu dan cokelat
tua.
Furnitur juga didominasi oleh bentuk kotak-kotak geometris
dan sebagian besar dilapisi oleh kulit seperti terlihat pada sofa dan kursi
makan. Tempat duduk ini diimbangi oleh meja makan dan meja rendah yang terbuat
dari kayu, metal dan kaca sehingga menegaskan kesan canggih dalam hunian. Lani juga
“berani” bereksperimen dalam desain yang diaplikasikan pada huniannya. Misalnya,
area foyer dan ruangan tamu dibuat menyatu tetapi ketinggian lantai dan
material penutupnya sengaja dibuat berbeda. Selanjutnya, antara ruangan tamu dan
ruangan keluarga di sebelahnya disekat dengan dinding kaca transparan yang dilengkapi
dengan air terjun dengan gemericik airnya.
Bidang kaca ini dinaungi oleh deretan kisi-kisi kayu pada
dinding dan plafon seolah-olah “membingkai” pemandangan ke arah dalam rumah. Pusat
aktivitas rumah ini adalah ruangan keluarga, ruangan makan dan pantri yang
dipadu dengan kolam ikan koi di
tengahnya serta diapit oleh balkon dan ruangan kerja. Untuk membedakan beberapa
kegiatan yang berada di satu ruangan, Lani merancang elemen yang menjadi fokus setiap
area. Contohnya, ruang duduk dihias dengan panel dinding dekoratif yang menerus
sampai membentuk plafon gantung dan lampu tersembunyi dan dilapisi oleh wallpaper
warna abu-abu serta ambalan yang sengaja dicat duco warna merah.
Lani juga berkreasi dengan panel lainnya yang dilapisi oleh
bahan HDF dengan modifikasi teknik semprot dan ada pula lantai menuju balkon
yang dibuat berupa bak berisi kerang dan pasir kemudian ditutup oleh kaca
laminat.. Kolam ikan koi berukuran 2 m x 7 m juga menjadi pusat perhatian di
ruangan ini karena bagian tepinya dibuat dari kaca tebal sehingga pergerakan
ikan menjadi bagian dari pemandangan. Kolam ini juga dilengkapi oleh air terjun
dan sistem perputaran air yang melimpah ke tepi kolam (overflow) serta dinding
luar yang dilapisi oleh batu andesit. Bagian atas kolam sengaja dibuat lubang
menerus sampai atap sehingga memberikan cahaya alami yang berlimpah.
Terakhir, ditata pencahayaan yang berperanan untuk
menciptakan suasana dan kesan “dramatis” pada penghuni dan tamu. Secara
keseluruhan, baik arsitek maupun pemilik sangat menikmati proses eksplorasi
desain dan berhasil menyiasati permasalahan konstruksi di lapangan sehingga memberikan
kepuasan tersendiri.
Lokasi : Kediaman
keluarga Dr. Albertus Hendrawidjaja SpPD di Puri Botanical Residence, Kebon
Jeruk, Jakarta Barat
Arsitek : A.
Lesmana, M.Arch.
Design Interior : Lani Albertus ( pemilik )
|