Issues
-
April, 2008
-
March, 2008
-
February, 2008
-
January, 2008
-
December, 2007
-
November, 2007
-
October, 2007
-
September, 2007
-
August, 2007
-
July, 2007
|
|
Atmosfer Religius di Hunian Modern |
|
|
|
|
Friday, 10 November 2006 |
Wujud sebuah hunian merupakan ekspresi gaya hidup
penghuninya. Hal ini merupakan tantangan bagi arsitek dan desainer interior
untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengakomodasi kebutuhan dan selera pemilik.
Salah satu konsep rumah urban yang inspiratif adalah desain
kediaman keluarga Yanti Iman yang belokasi di kompleks perumahan Panorama
Jatipadang, Jakarta Selatan. Gaya hidup keluarga ini kental dengan kegiatan religius
(Islam) yang diterjemahkan oleh tim arsitek Aaron Purba, desainer lanskap Andrefredilla
dan desainer interior Anies Alkurratu pada rancangan rumah tinggal. Namun,
pemilik tetap menghendaki penampilan yang modern pada rumah di atas lahan
seluas 250 m2. Sebagai tahap awal, arsitek mengantisipasi kondisi lahan yang
lebih tinggi dari jalan dengan cara membuat basemen dan mengupayakan sosok
bangunan tetap berkesan “ringan” dan tidak menjulang.
Fasada hunian lebih menonjolkan komposisi dinding solid dengan
deretan jendela yang transparan dengan bidang di tengah fasada sengaja dibuat
lebih maju agar tampil dinamis. Pintu garasi pada lantai basemen dibuat berupa
bidang semi transparan dari susunan panel kayu kemudian dinding lantai satunya
dilapisi oleh batu andesit untuk menegaskan dasar bangunan yang kokoh. Sebagai kepala
bangunan, lantai dua dicat warna abu-abu muda, ditutup oleh atap dengan dilengkapi
oleh teritis dan kanopi yang cukup lebar. Area pintu masuk berada di bagian
samping. Aksesnya dirancang berupa teras dan tangga luar yang diapit oleh bak tanaman
sehingga menciptakan sensasi berbeda.
Tim arsitek juga menerapkan prinsip desain modern tropis seperti
taman yang simpel di muka dan belakang rumah serta bukaan yang lebar untuk sirkulasi
udara segar dan masuknya cahaya matahari dan keleluasaan pemandangan ke luar
rumah. Hal ini diwujudkan berupa dinding kaca dari lantai hingga plafon yang
mengelilingi ruang makan dan ruang keluarga di lantai bawah serta pada
kamar-kamar tidur di lantai atas. Selain itu, arsitek juga berupaya
“menciptakan” ruang luar di dalam rumah pada area samping rumah. Caranya, area
tersebut dibuat menjadi ruang tangga dengan void menerus dari basemen hingga
lantai atas dan dinaungi oleh atap skylight yang luas.
Dalam hal pembagian ruang, pemilik menginginkan ruangan luas
untuk tempat penyelenggaraan acara pengajian dan salat bersama. Kegiatan ini
juga membutuhkan area tambahan untuk makan bersama yang tidak terganggu oleh
kegiatan servis. Untuk mengakomodasi hal ini, arsitek merancang ruang tamu yang
menyatu dengan ruang keluarga di lantai bawah sedangkan area tambahan dapat
ditata di lantai basemen. Selain melalui pintu masuk utama, tamu bisa
memanfaatkan tangga dari lantai basemen yang terpisah dengan tangga servis.
Area tangga juga dihias dengan karya seni berupa lembaran
ayat-ayat Alquran yang seolah-olah melayang. Keran air untuk berwudu terdapat
dekat kolam hias.
Untuk menjaga privasi pemilik sehari-hari, desainer interior
merancang bidang penyekat antara ruang tamu dan ruang keluarga. Bidang tersebut
dilengkapi dengan roda sehingga bisa disimpan dan dipindah-pindah sesuai dengan
kebutuhan pemilik. Lantai, dinding dan plafon berwarna off white monokromatik, sedangkan
sofa dan kursi dengan upholstery berwarna gelap yang dikombinasikan dengan meja
dari kaca. Desainer juga merancang meja konsol dan lemari built-in yang diberi finishing
agak terang di setiap ruang. Untuk menghidupkan suasana, desainer bersama
dengan pemilik memilih aksesori ruang dan soft furnishing yang berwarna cerah
seperti karpet dan lukisan.
Elemen dekoratif yang menarik berupa komposisi batu paras
Jogja dengan kayu ditempatkan di ruang tamu sedangkan susunan batu andesit dan
batu koral dicat warna putih ditempatkan di teras muka. Secara keseluruhan,
rumah ini merupakan hasil kerja sama yang harmonis antara pemilik, arsitek,
desainer lanskap dan desainer interior sehingga semua pihak merasa puas. (Imelda
Anwar)
Foto : Ahkamul Hakim
Lokasi : Kediaman Keluarga Yanti Iman di Jatipadang, Jakarta
Selatan
Konsultan arsitektur : Aaron Purba dari V Point
Konsultan lanskap : Andrefredilla dari V Point
Desainer interior : Anies Alkurratu dari ATT Design
|

|