Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
home arrow Article arrow Interior arrow Atmosfer Religius di Hunian Modern
Atmosfer Religius di Hunian Modern PDF Print E-mail
Friday, 10 November 2006
iatmo1Wujud sebuah hunian merupakan ekspresi gaya hidup penghuninya. Hal ini merupakan tantangan bagi arsitek dan desainer interior untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengakomodasi kebutuhan dan selera pemilik.

Salah satu konsep rumah urban yang inspiratif adalah desain kediaman keluarga Yanti Iman yang belokasi di kompleks perumahan Panorama Jatipadang, Jakarta Selatan. Gaya hidup keluarga ini kental dengan kegiatan religius (Islam) yang diterjemahkan oleh tim arsitek Aaron Purba, desainer lanskap Andrefredilla dan desainer interior Anies Alkurratu pada rancangan rumah tinggal. Namun, pemilik tetap menghendaki penampilan yang modern pada rumah di atas lahan seluas 250 m2. Sebagai tahap awal, arsitek mengantisipasi kondisi lahan yang lebih tinggi dari jalan dengan cara membuat basemen dan mengupayakan sosok bangunan tetap berkesan “ringan” dan tidak menjulang.

iatmo2 Fasada hunian lebih menonjolkan komposisi dinding solid dengan deretan jendela yang transparan dengan bidang di tengah fasada sengaja dibuat lebih maju agar tampil dinamis. Pintu garasi pada lantai basemen dibuat berupa bidang semi transparan dari susunan panel kayu kemudian dinding lantai satunya dilapisi oleh batu andesit untuk menegaskan dasar bangunan yang kokoh. Sebagai kepala bangunan, lantai dua dicat warna abu-abu muda, ditutup oleh atap dengan dilengkapi oleh teritis dan kanopi yang cukup lebar. Area pintu masuk berada di bagian samping. Aksesnya dirancang berupa teras dan tangga luar yang diapit oleh bak tanaman sehingga menciptakan sensasi berbeda.

iatmo3 Tim arsitek juga menerapkan prinsip desain modern tropis seperti taman yang simpel di muka dan belakang rumah serta bukaan yang lebar untuk sirkulasi udara segar dan masuknya cahaya matahari dan keleluasaan pemandangan ke luar rumah. Hal ini diwujudkan berupa dinding kaca dari lantai hingga plafon yang mengelilingi ruang makan dan ruang keluarga di lantai bawah serta pada kamar-kamar tidur di lantai atas. Selain itu, arsitek juga berupaya “menciptakan” ruang luar di dalam rumah pada area samping rumah. Caranya, area tersebut dibuat menjadi ruang tangga dengan void menerus dari basemen hingga lantai atas dan dinaungi oleh atap skylight yang luas.

iatmo4 Dalam hal pembagian ruang, pemilik menginginkan ruangan luas untuk tempat penyelenggaraan acara pengajian dan salat bersama. Kegiatan ini juga membutuhkan area tambahan untuk makan bersama yang tidak terganggu oleh kegiatan servis. Untuk mengakomodasi hal ini, arsitek merancang ruang tamu yang menyatu dengan ruang keluarga di lantai bawah sedangkan area tambahan dapat ditata di lantai basemen. Selain melalui pintu masuk utama, tamu bisa memanfaatkan tangga dari lantai basemen yang terpisah dengan tangga servis.

Area tangga juga dihias dengan karya seni berupa lembaran ayat-ayat Alquran yang seolah-olah melayang. Keran air untuk berwudu terdapat dekat kolam hias.

iatmo5 Untuk menjaga privasi pemilik sehari-hari, desainer interior merancang bidang penyekat antara ruang tamu dan ruang keluarga. Bidang tersebut dilengkapi dengan roda sehingga bisa disimpan dan dipindah-pindah sesuai dengan kebutuhan pemilik. Lantai, dinding dan plafon berwarna off white monokromatik, sedangkan sofa dan kursi dengan upholstery berwarna gelap yang dikombinasikan dengan meja dari kaca. Desainer juga merancang meja konsol dan lemari built-in yang diberi finishing agak terang di setiap ruang. Untuk menghidupkan suasana, desainer bersama dengan pemilik memilih aksesori ruang dan soft furnishing yang berwarna cerah seperti karpet dan lukisan.

Elemen dekoratif yang menarik berupa komposisi batu paras Jogja dengan kayu ditempatkan di ruang tamu sedangkan susunan batu andesit dan batu koral dicat warna putih ditempatkan di teras muka. Secara keseluruhan, rumah ini merupakan hasil kerja sama yang harmonis antara pemilik, arsitek, desainer lanskap dan desainer interior sehingga semua pihak merasa puas. (Imelda Anwar)

Foto : Ahkamul Hakim
Lokasi : Kediaman Keluarga Yanti Iman di Jatipadang, Jakarta Selatan
Konsultan arsitektur : Aaron Purba dari V Point
Konsultan lanskap : Andrefredilla dari V Point
Desainer interior : Anies Alkurratu dari ATT Design

 
< Prev   Next >