|
Tema kolonial seakan-akan tak ada habisnya diangkat dalam
perjalanan sejarah arsitektur di negara kita. Terdapat berbagai rasa rindu dan nostalgia
yang datang dan kembali menghidupkan kenangan yang manis sekaligus romantis.
Salah satu tempat yang dapat membangkitkan nostalgia dapat
kita temui di sebuah restoran baru di Kawasan Menteng Jakarta Pusat, yaitu
restoran Bunga Rampai. Restoran ini berlokasi di sebuah bangunan yang dulunya
adalah rumah tinggal kolonial, yang direnovasi dengan mempertahankan beberapa
detail asli seperti pilar-pilar dan bentuk elemen-elemen bangunan yang cukup
“Raksasa”, sehingga dari tampilan fasada bangunan tecermin nuansa kolonial
sebagai identitas utama bangunan.
Area makan di restoran Bunga Rampai dibagi menjadi beberapa
ruangan. Dimulai dari area resepsionis, langsung terlihat ruangan makan utama
dan yang terbesar, yaitu ruang Anyelir. Di sebelahnya terdapat lounge untuk
tempat menunggu atau sekadar tempat duduk-duduk yang bernuansa warna hijau
keemasan dan agak mewah, yaitu ruang Kemuning. Di sayap kiri restoran terdapat
ruang Alamanda yang alami dan bersifat semi outdoor, serta ruang Teratai yang
menyerupai rumah kaca dan tampil “feminin” melalui detail lemari dan bufet
klasik yang cantik dengan didominasi oleh warna putih. Adapun di sayap kanan
bangunan terdapat ruang Kacapiring yang merupakan area merokok dengan detail bersuasana
klasik yang unik. Ada pula ruang Dahlia dan ruang Seruni yang merupakan ruang
makan VIP dengan kesan elegan melalui detail klasik berwarna keemasan.
Selain mengangkat tema klasik kolonial, restoran Bunga
Rampai juga menampilkan tema tumbuh-tumbuhan sebagai konsep khusus yang ikut mewarnai
perencanaan detail interior ruangan. Selain melalui penamaan ruangan yang
menggunakan nama-nama bunga, konsep tumbuh-tumbuhan tersebut juga dimunculkan
dalam bentuk elemen desain, misalnya berupa gambar hiasan dinding, motif
pelapis kursi, tirai, dan wallpaper, pola ukiran dan cetakan kursi-kursi dan bingkai
lukisan. Selain itu tentu terdapat pula rangkaian cantik bunga-bunga segar
dalam wadah unik sebagai focal point, serta tanaman hijau outdoor yang diekspos
sebagai latar belakang di ruangan dalam. Dalam keseluruhan tampilan restoran,
dapat dikatakan tema tumbuh-tumbuahn inilah yang memberikan kesan istimewa di
setiap ruangan, sehingga muncullah suasana romantis dalam kemasan kolonial.
Lokasi: Bunga Rampai, Jakarta Pusat
Arsitek/Desainer Interior: Agam Riyadi
|