Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
home arrow Article arrow Gaya Hidup arrow Maksimalis ala Babyface
Maksimalis ala Babyface PDF Print E-mail
Friday, 07 July 2006
thumb_gh_eSebuah club lounge di Jakarta tampil eksklusif dengan permainan warna yang menawan dan desain yang unik. Tampilan ekspresif ini adalah hasil kerjasama antara dua desainer interior yaitu Ho Chin Wang dari Singapura dan Zak Nio dari Indonesia. Sang deasiner menyatakan bahwa hasil desain mereka termasuk berlebihan (exaggerated).

thumb_gh_a Mereka mengadop berbagai desain yang menawan dan dipadu menjadi sebuah tempat yang elegan dengan desain yang mengacu pada gaya maksimalis. Yang dimaksud dengan exaggerated menurut desainer adalah pengolahan desain yang dibuat berlebihan sehingga menghasilkan suatu bentuk dan warna yang “bertabrakan” tetapi tetap terkontrol dan terlihat impresif.

Adapun nama club lounge tersebut tersebut, Babyface yang berarti mempunyai wajah seperti anak-anak atau bayi. Logo besar yang terpampang pada dinding foyer memperlihatkan gambar grafis muka bayi yang berambut merah dan ikal yang menunjukkan vitra club yang eksotis. Grafis tersebut diasosiasikan dengan slogan “Bring your innocence leave innocent!” Mungkin logo tersebut bertujuan agar dapat menarik perhatian kalangan profesional muda yang eksotis dengan gaya hidup mereka yang dinamis.thumb_gh_b

Club Lounge ini terdiri dari area club dengan music DJ, lounge dengan live band dan restoran Jepang yang terpadu. Semua bagian ini didesain dengan gaya yang berbeda sehingga para tamu disuguhkan berbagai desain yang dinamis. Meja resepsi pada area foyer terbuat dari akrilik berwarna merah pekat yang menerapkan warna dominan yang juga terdapat pada interior ruang lainnya..

Tangga di foyer membagi kedua ruangan yaitu Babylounge yang berada di level atas dan club area yang berseberangan langsung dengan area foyer. Babylounge bersisian dengan ruang santai yang dilengkapi dengan bar yang menarik dan ruang live band. Elemen interior pada ruang lounge ini mempunyai motif grafis garis tidak beraturan seperti “rambut” yang mengangkat gaya ‘maksimalis’. Elemen tersebut juga diaplikasikan pada cermin dinding, lapisan bahan sofa dan kursi serta bagian lampu yang walaupun berlebihan tetap menghasilkan suatu komposisi yang menarik. Koridor panjang melintang di tengah ruang lounge membawa para tamu ke arah resto Jepang yang menerapkan bambu, kayu dan batu alam. Ruang resto ini hanya berfungsi untuk mengakomodasi tamu dengan meja bar dan beberapa meja untuk bersantap.

thumb_gh_c thumb_gh_d 

Area club juga dapat dicapai melalui kamar mandi yang didesain unik, memakai kaca pembatas ruang yang setengah transparan. Dari kedua ruang toilet (pria dan wanita) dari kaca ini terlihat bayangan orang yang berada di dalam ruang “publik” tersebut. Club area terdiri dari bar yang memanjang pada satu sisi dinding dengan area duduk pada sisi lainnya. Meja tinggi dengan kursi tanpa sandaran menjadi area favorit para tamu untuk berjoget mengikuti alunan musik DJ. Karena itu, desain maksimal ini terlihat lebih menawan. (Yosi Wyoso)


Fotografer: Ahkamul Hakim
Lokasi: Babyface Lounge and Club di Jakarta Pusat
Desainer Interior: Zak Nio dan Ho Chin Wang

 
< Prev