|
Desain yang Terinspirasi Bunga |
|
|
|
|
Friday, 10 November 2006 |
Alam merupakan sumber flora dan fauna yang berlimpah-limpah.
Unsur alam baik flora maupun flona banyak menimbulkan inspirasi pada desain
interior bangunan yang dapat diterapkan. Bahkan unsur alam ini dapat pula
mempengaruhi desain mode dan produk. Penampilan
desain interior yang terinspirasi dari unsur alam memang terlihat indah.
Sebuah restoran (lounge bar) yang berlokasi di kawasan
Kuningan, Jakarta yang dirancang oleh desainer interior Zak Nio mengambil
inspirasi dari unsur alam yaitu mahkota bunga (flower). Desain bertema mahkota bunga ini menjadi
acuan bentuk yang diterapkan pada berbagai elemen interior pada lounge
tersebut. Itulah sebabnya lounge ini dinamakan Flo LOUNGE yang berarti Flower Lounge.
Dalam mendesain Zak selalu berpijak pada sebuah ide dasar
yang dikembangkan dan diaplikasikan pada interior lounge. Dalam hal ini ide
dasarnya dikembangkan dari bentuk mahkota bunga yang sekaligus dijadikan logo lounge
Flo.
Pada awalnya pemilik lounge ini menginginkan sebuah tempat
yang dapat menampung berbagai aktivitasnya bersama teman-teman dan
keluarganya. Selanjutnya keinginan ini
dikembangkan dengan rencana membuat suatu lounge yang setiap malamnya
mengadakan berbagai acara seperti salsa night, musik country dan live music. Untuk
mewujudkan rencana tersebut pemilik mempercayakan pengolahan desain interiornya
kepada Zak. Ruangan yang luasnya sekitar 270 m2 menjadi lima area yaitu area dry
bar, lounge sofa dengan partisi melengkung, central dance floor, lounge sudut
dan circular lounge.
Kelima area ini memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain
tetapi tetap merupakan kesatuan desain yang harmonis dan unik. Warna yang dipakai untuk bangunan mengacu
kepada selera pemilik yang menyukai warna biru.
Berkat kepiawaian Zak, desain lounge ini menampilkan kesan yang energik,
dinamis dan segar. Selain berani
“bermain” dengan warna, Zak juga selalu mengikuti pakem form follow function.
Semua sudut ruang dimanfaatkan semaksimal mungkin dan
masing-masingnya mempunyai karakter yang unik. Pada pintu masuk diterapkan
motif mozaik yang didatangkan dari Italia dengan gambar figur yang unik. Di
sisi lain tembok berlapis panel kayu di samping pintu masuk merupakan olahan
desain Zak yang mengacu kepada bentuk bunga. Bagian dalam juga mengikuti bentuk
ini.
Yang paling menarik di sini adalah lounge circular yang
menghadirkan lampu fiber optic Swarowsky berbentuk tempat lilin yang menjadi center
piece pada ruang tersebut. Permainan cahaya lampu di lounge bar ini sangat
akraktif dan bersifat menghibur. Dengan
demikian waktu yang terbaik mengunjungi Flo lounge ini ialah antara sore sampai
malam hari, sehingga keindahan permainan cahaya ini dapat dinikmati. (YW)
Fotografer : Sjahrial Iqbal
Lokasi : Flo lounge
di kawasan Mega Kuningan, Jakarta.
Desainer interior : Zak Nio dan Joice Laksana dari Qube
Intreior Architecture
Desain grafis : Matilda Kumala (Qube Interior Architecture)
Kontraktor : PT.Interhome Mitra Kreasi
|