Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
home arrow Article arrow Arsitektur arrow Spirit Sebuah Rumah
Spirit Sebuah Rumah PDF Print E-mail
Monday, 13 August 2007
0_mg_0069-30Arsitek Frank Gehry berkata, “I approach each building as a sculptural object, a spatial container, a space with light and air, a response to context and appropriateness of feeling and spirit. To this container, this sculpture, the user brings his baggage, his program, and interacts with it to accommodate his needs.”

Gehry dengan demikian memperlakukan struktur bangunan sebagai sebuah objek seni yang kemudian diisi aktivitas manusia. Itulah faktor penting yang membuat sebuah rumah terasa homy, nyaman dan bahkan terlihat mentereng. Desain yang Fundamental

1_mg_0069-54 Sebuah rumah tinggal di Surabaya mendukung gaya hidup pemiliknya yang menyukai produk-produk seni sebagai aksen utama pada rumahnya.

Desainer Interior Enshi Sin yang menangani berbagai perumahan elite di Surabaya mengikuti selera pemilik rumah ini. Enshi mengungkapkan bahwa, ketika bangunan ini didesain tahun 2001 dia beranggapan bahwa Surabaya belum siap untuk menerima bentuk bangunan yang lebih minimalis nan ekspresif. Karena itu dia memilih gaya modern geometris. Fasada rumah ini tampak tegas. Desainnya simetris sedangkan gayanya kontemporer modern. Bidang melengkung berwarna oranye pekat pada area pintu masuk menerapkan konsep feng shui. Di dalamnya tata letak ruang juga diatur menurut feng shui terutama posisi pintu masuk, dapur, tangga dan kamar-kamar tidur.

2_mg_0175-54 Rumah ini ditata dengan efisien dan fleksibel. Bagian depan menjadi ruang penerima tamu dan tempat kerja sedangkan bagian tengah dibuat terbuka berkat struktur void dengan skylight yang melintas di tengah ruangan makan dan jendela yang membuka ke taman dan kolam di luar. Di lain pihak, padang golf di belakang rumah sengaja diposisikan oleh Enshi sebagai klimaks dari tatanan ruang-ruang tersebut.

Uniknya, di sudut rumah terdapat sebuah struktur silinder yang membalut tangga lingkar di dalamnya sedangkan bagian tengahnya menjadi aquarium ikan laut.

 
Produk yang Prima dan Ekspresif

3_mg_0063-3 Enshi mengutarakan bahwa desain tidak akan sempurna jika tidak ditunjang kualitas desain yang prima, ide yang cemerlang dan elemen interior yang sempurna.” Untuk itu berbagai mebel dan karya seni di diimpor dan dipersiapkan selama satu tahun sebelumnya. Selanjutnya rumah diberi warna serba putih sebagai dasar untuk mebel serta karya seni koleksi sang pemilik.  Produk dari Eropa sampai Cina mengisi berbagai sudut ruangan yang terlihat hidup dalam tatanan warna dan tekstur yang harmonis. Setiap produk menunjukkan kualitas dan gengsi yang tinggi pada gaya hidup pemiliknya.  

Di sini Enshi berhasil meleburkan alam, cahaya, udara dengan produk seni, arsitektur kontemporer dan gengsi pada rumah tinggal ini dan menjadikannya sebuah bangunan yang dinamis dan berjiwa. Saat itulah kita teringat pada ucapan Frank Gehry di atas.

 

Lokasi: Kediaman keluarga Kasim Gunawan di Surabaya
Arsitektur dan desain interior: Enshi Sin
Tim desain: Designworks
Tahun dibangun: 2004-2006
Desainer Lanskap: Naturasia

 
< Prev   Next >