Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
home arrow Article arrow Arsitektur arrow Simbiosis Antara Alam dan Arsitektur
Simbiosis Antara Alam dan Arsitektur PDF Print E-mail
Friday, 22 September 2006
simbiosis1Pemandangan hamparan pegunungan Parahyangan memberi efek emosional yang luar biasa, seakan-akan membawa kita lebih dekat kepada-Nya.  Hunian di sana memiliki keunggulan visual yang tak tertandingi sehingga sangat diminati masyarakat.

simbiosis2 Vila di lembah hutan lindung Bandung Utara ini memperlihatkan indahnya simbiosis antara alam, arsitektur serta manusia. Berlokasi di lahan berkontur, rumah berukuran 400 m2 yang dikelilingi taman seluas 2000 m2 ini memperlihatkan panorama alam yang menakjubkan karena dirancang dengan memanfaatkan panorama alam tersebut.  Itulah yang didambakan oleh pemiliknya, Handi Candrawigunadi, yang menyukai desain rumah yang simpel dan minimalis seperti rumah-rumah lain karya arsitek Suwito Hadi. Handi mengatakan bahwa karakter desain Suwito berunsur minimalis disertai penggunaan bahan alami yang ekspresif. 

simbiosis3 Rumah tersebut memanjang ke belakang karena dinilai lebih menguntungkan dilihat dari sudut pandang hong shui. Pintu masuknya ditempatkan di bagian belakang karena jalan utama di depan rumah lebih tinggi. Dengan demikian rumahnya berorientasi ke arah pegunungan dan lembah hutan lindung.

Dari belakang jalan utama, rumah terlihat lebih megah berkat posisinya yang lebih tinggi dan dikelilingi alam penghijauan. Sang arsitek membuat rumah berpostur tinggi dengan posisi lantai utama di atas lantai carport, garasi dan servis supaya berkesan eksklusif. Tangga yang menuju ke teras depan dibuat dengan struktur kantilever agar terlihat melayang di antara hutan dan langit.  

Organisasi ruangan dibuat simpel tetapi efisien. Ruangan utama terdiri dari area keluarga dan meja makan yang digabung menjadi satu bagian, yang terbagi dua di sudut ruangannya, satu menuju ke kamar tidur dan yang lainnya ke dapur. Batu paras Bali pada interior rumah ini memberi kesan kontemporer tropis. Garis-garis alami batuan tersebut memberi efek “dramatis”. Lantainya menggunakan batu granit Nero Absoluto, dindingnya ditempeli batu alam sedangkan kusennya menggunakan kayu merbau.  Pintu utamanya, terbuat dari kayu jati dengan tekstur yang khas.

simbiosis4 simbiosis5
simbiosis6
Di bagian belakang terdapat sebuah teras yang melebar ke taman berkontur di bagian samping. Handi mengolah dan menghiasi seluruh areal taman ini dengan berbagai furnitur outdoor seperti bangku kayu gelondongan, gazebo kayu untuk relaksasi dan berbagai tanaman tropis yang menampilkan suasana alami yang indah. Ketinggian permukaan taman ini dibuat sejajar dengan rumahnya sehingga selain mempermudah akses, pemandangan dari area ini menjadi fokus yang menakjubkan karena rumahnya berubah menjadi obyek yang mengimbangi alam sekitarnya.

simbiosis7
simbiosis8
simbiosis9 simbiosis10

Rumah berunsur alami dan unsur tropis ini merupakan contoh solusi yang inspiratif.  Kini Handi memiliki segalanya, langit, alam, arsitektur serta dimensi spiritual yang saling bersimbolis dengan harmonis.


Penulis: Yosi Wyoso
Fotografer: Sjahrial Iqbal
Lokasi: Kediaman keluarga Handi Candrawigunadi di Bandung Utara
Arsitek: Ir. Suwito Hadi

 
< Prev   Next >